Kalender ekonomi hari ini berfokus pada data AS, dengan CPI Agustus menjadi rilis utama dalam sesi perdagangan. Konsensus memperkirakan inflasi tahunan berada di sekitar 3,4% YoY, sementara secara bulanan CPI diproyeksikan naik sekitar 0,4%, dibandingkan kenaikan 0,1% pada Juli.
Angka CPI yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memperkuat dolar AS dan mendorong kenaikan Treasury yield. Kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap logam mulia dan indeks saham AS, terutama saham growth dan teknologi yang sensitif terhadap perubahan ekspektasi suku bunga.
Economic Calendar
13:30 GMT, AS, CPI Agustus – diperkirakan 3,4% YoY dibandingkan 3,4% pada Juli, dengan kenaikan sekitar 0,4% MoM dibandingkan 0,1% pada Juli.
- Core CPI: diperkirakan sekitar 2,4% YoY dibandingkan 2,5% pada Juli, dengan kenaikan 0,2% MoM dibandingkan 0,2% pada Juli.
15:00 GMT, AS, preliminary University of Michigan Consumer Sentiment September – diperkirakan 51, dibandingkan 51,7 sebelumnya. Data final Agustus menunjukkan indeks sentimen konsumen berada di 51,7.
- Expectations Index: 51 dibandingkan 51,5 sebelumnya.
- Current Conditions Index: 51,3 dibandingkan 51,9 sebelumnya.
- Inflation Expectations 1 tahun: diperkirakan 3,3% dibandingkan 3,3% sebelumnya.
- Inflation Expectations 5 tahun: diperkirakan 4,2% dibandingkan 4,0% sebelumnya.
19:00 GMT, AS, anggaran federal – saldo diperkirakan sebesar -US$211 miliar dibandingkan -US$432 miliar sebelumnya.
Sumber: WSJ, Nick Timiraos
Sinyal Tenang Sebelum Badai CPI
Stok BBM AS Melonjak, Tekanan Inflasi Energi Mulai Mereda?
Konflik AS-Iran Ancam Pasokan Minyak dari Dua Jalur Utama
US Open: Wall Street Melemah, Yield US Treasury Dekati 5%
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.