Pekan ini akan didominasi oleh publikasi data inflasi CPI AS untuk Agustus pada Jumat. Bagi banyak pembuat kebijakan FOMC, data tersebut berpotensi menjadi faktor terakhir yang menentukan apakah The Fed memilih menahan suku bunga atau kembali menaikkannya pada pertemuan pekan depan.
Inflasi CPI AS (Jumat, 11.09)
Dalam konteks ini, penting untuk mengingat pernyataan Christopher Waller pada Kamis lalu.
Waller mengatakan bahwa proses disinflasi masih berjalan dan inflasi inti sebenarnya terlihat lebih baik dibandingkan yang ditunjukkan indikator utama.
Ia menyatakan bahwa jika laporan CPI berikutnya tidak memberikan kejutan negatif, dirinya kemungkinan besar akan mendukung keputusan untuk mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan berikutnya.
Artinya, laporan inflasi Jumat dapat menjadi salah satu data paling menentukan sebelum keputusan The Fed.
Laporan Oracle (Kamis, 10.09)
Pada Kamis setelah penutupan Wall Street, Oracle akan merilis laporan keuangannya.
Perhatian investor terutama akan tertuju pada pertumbuhan revenue segmen cloud dan nilai backlog pesanan masa depan.
Kedua indikator tersebut menjadi ukuran penting untuk melihat seberapa efektif Oracle memonetisasi peningkatan permintaan terhadap infrastruktur AI.
Seperti perusahaan lain dalam ekosistem AI, ekspektasi terhadap Oracle saat ini sangat tinggi.
Data kuartal terbaru akan penting, tetapi guidance perusahaan untuk beberapa kuartal berikutnya akan menjadi faktor yang jauh lebih krusial.
🌏 Rilis Makroekonomi Utama
Akhir pekan lalu didominasi oleh publikasi data NFP AS.
Pekan ini dimulai relatif tenang, dengan data inflasi Swedia dan produksi industri Jerman menjadi beberapa rilis awal.
Jumat
Amerika Serikat
- Angka utama NFP, yaitu perubahan jumlah tenaga kerja nonpertanian, meningkat ke level tertinggi sejak Maret dengan penambahan 162 ribu pekerjaan, jauh di atas ekspektasi.
- Sektor food services (+59 ribu) dan pendidikan pemerintah daerah (+42 ribu) menyumbang lebih dari 60% pertumbuhan pekerjaan pada Agustus.
- Namun, proporsi industri yang mencatat peningkatan tenaga kerja naik menjadi 55,6%, level tertinggi sejak Desember 2024.
- Data dua bulan sebelumnya direvisi naik secara total sebesar 55 ribu pekerjaan.
- Meski demikian, reaksi pasar tidak sebesar yang mungkin diperkirakan dari angka utama tersebut. Tingkat pengangguran tetap di 4,1%, sementara pertumbuhan upah tahunan hanya sedikit lebih tinggi dari ekspektasi di 3,1%.
- Tingkat pengangguran yang tidak turun sebagian besar disebabkan oleh kenaikan participation rate menjadi 61,6%.
Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September yang tercermin dari pasar meningkat menjadi sekitar 60%, dari sekitar 50% sebelum data dirilis.
Gambar 1: Perubahan Probabilitas Kenaikan Suku Bunga September yang Tercermin dari Pasar (2025–2026)
Sumber: XTB Research, 07.09.2026
📆 Kalender Ekonomi
Hari ini, Amerika Serikat memperingati Labor Day sehingga Wall Street akan tutup. Perhatian pasar akan beralih ke Eropa, meskipun dari sisi makroekonomi, jadwal hari ini relatif ringan.
🗂️ Rilis Laporan Keuangan
Tidak ada, karena pasar AS tutup untuk Labor Day.
Pasar yang Perlu Dipantau
- OIL: Minimnya perkembangan positif dari Timur Tengah mendorong harga komoditas energi terus naik. Brent saat ini diperdagangkan mendekati US$100 per barel, atau naik lebih dari 10% dalam sepekan.
Boom Chip Memori AI Bisa Berbalik Jadi Oversupply
ASML Naik 4% Usai Kesepakatan Baru dengan TSMC dan Samsung
Market Wrap: NFP Kuat, Chip Asia Naik dan Minyak Dekati US$100
Anthropic Siapkan Kredit US$15 Miliar Jelang IPO Raksasa
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.