Perdagangan hari ini akan didominasi oleh kombinasi data makroekonomi dari Eropa, keputusan Bank of England, dampak lanjutan pertemuan The Fed, serta eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Pasar memulai hari setelah Dow Jones mencatatkan sesi terburuk sejak April 2025 dengan penurunan 2,19%. Pelemahan tersebut terjadi setelah The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50%–3,75% melalui hasil voting 9–3.
Geopolitik dan Harga Minyak
Situasi seputar Iran tetap menjadi salah satu faktor risiko utama. USCENTCOM melancarkan serangan balasan setelah serangan Iran, sementara Donald Trump mengancam akan memberikan respons yang sangat keras. Pernyataan tersebut mendorong harga Brent melonjak 7,9% pada Rabu menjadi $90,74 per barel. Namun, hari ini harga minyak mulai menghapus sebagian kenaikannya.
Brent turun sekitar 0,9% ke kisaran $87,30 per barel. Penurunan terjadi karena kapal tanker masih terus meninggalkan kawasan Teluk meskipun ketegangan meningkat. OPEC+ dijadwalkan mengumumkan pada 2 Agustus kenaikan pasokan sebesar 188.000 barel per hari untuk September. Tambahan pasokan tersebut dapat membatasi kenaikan harga minyak dalam jangka panjang apabila konflik militer tidak kembali meningkat.
Wall Street Setelah Penutupan dan Sektor Chip

Laporan kuartalan Apple, Amazon, dan Coinbase akan dirilis setelah pasar ditutup. Saham Apple telah naik sekitar 25% dalam tiga bulan dan mencapai rekor tertinggi baru.
Sebaliknya, Amazon turun sekitar 14% dalam tiga bulan. Coinbase bahkan berada sekitar 60% di bawah level tertingginya pada Oktober. Perbedaan kinerja tersebut menunjukkan potensi volatilitas yang tinggi, terutama pada Amazon dan Coinbase.
Sektor semikonduktor Korea Selatan tetap menjadi salah satu segmen paling volatil di pasar global. Samsung Electronics dan SK Hynix mencatatkan pergerakan tajam setelah laporan keuangan masing-masing. Pergerakan tersebut berulang kali memengaruhi sentimen global terhadap saham AI dan semikonduktor. Apabila volatilitas KOSPI terus berlanjut, tekanan terhadap perusahaan teknologi AS yang berkaitan dengan memori dan AI juga dapat bertahan.
Perusahaan lain seperti Mastercard, Altria, Ferrari juga telah atau akan merilis laporan keuangan.
Market Wrap: Microsoft Menang, Meta Tersingkir dari Reli AI
Pendapatan Naik 28%, Kenapa Meta Tetap Anjlok?
Microsoft Buktikan CapEx AI Bisa Terbayar
Daily Summary: The Fed Redakan Panik, Minyak Justru Melonjak
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.