Pekan baru akan menghadirkan sejumlah rilis makroekonomi penting, sementara perusahaan-perusahaan AS juga akan terus merilis laporan keuangan kuartalan mereka.
Pada hari Selasa, pasar akan mendapatkan data pasar tenaga kerja Inggris serta retail sales dari Amerika Serikat. Hari Rabu akan menghadirkan data inflasi CPI Inggris serta laporan keuangan dari perusahaan seperti Tesla, IBM, AT&T, dan Boeing. Sementara itu, hari Kamis akan diisi dengan data PMI awal dari Inggris dan AS, serta laporan dari Caterpillar dan Intel.
Salah satu peristiwa penting juga adalah hearing Kevin Warsh, yang berpotensi memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan The Fed serta berdampak pada dolar AS, emas, dan indeks US500.
Senin, 20 April
- 03:00 GMT — Keputusan suku bunga PBoC
- 13:30 GMT — Inflasi CPI Kanada (Maret)
Selasa, 21 April
- Sepanjang hari — Hari terakhir gencatan senjata AS–Iran
- Sepanjang hari — Hearing Kevin Warsh (calon Ketua The Fed)
- 00:45 GMT — CPI Selandia Baru (Q1)
- 08:00 GMT — Data pasar tenaga kerja Inggris (Maret)
- 09:30 GMT — Data pasar tenaga kerja Polandia (Maret)
- 11:00 GMT — Indeks ZEW Jerman (April)
- 13:30 GMT — Retail sales AS (Maret)
- 21:40 GMT — Persediaan minyak API AS
Rabu, 22 April
- 01:50 GMT — Neraca perdagangan Jepang (Maret)
- 08:00 GMT — Inflasi CPI dan PPI Inggris (Maret)
- 12:00 GMT — Keputusan suku bunga CBRT
- 15:30 GMT — Persediaan minyak DoE AS
Kamis, 23 April
- Sepanjang hari — Data PMI manufaktur dan jasa global
- 09:30 GMT — Retail sales Polandia (Maret)
- 13:30 GMT — Initial jobless claims AS
- 15:30 GMT — Persediaan gas alam EIA AS
Jumat, 24 April
- 01:30 GMT — Inflasi CPI Jepang (Maret)
- 15:00 GMT — Sentimen konsumen University of Michigan (April)
Oil Rebound ke $90, Tensi Timur Tengah Memanas
Market Wrap: Oil Naik, Tensi Hormuz Memanas
Google Untung Besar dari IPO SpaceX
Bitcoin di level tertinggi sejak Februari, Saham kripto pulih dengan kuat🚀💡
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.