Baca selengkapnya
14.27 · 24 Maret 2026

Kalender Ekonomi - Data PMI jadi sorotan saat harga Minyak kembali naik

Meskipun kalender ekonomi hari ini lebih padat dibandingkan kemarin, pasar global tetap terikat pada perkembangan di Timur Tengah. Terlepas dari ultimatum lima hari dari Donald Trump untuk mencapai kesepakatan diplomatik, serangan semalam terhadap infrastruktur energi Iran kembali memicu reli di pasar minyak mentah.

Kalender Ekonomi (Konsensus Reuters): GMT+7 

  • 19:30 - AS: Biaya Tenaga Kerja Unit Q4 (Perkiraan: 2,8% QoQ; Sebelumnya: -1,9% QoQ)

  • 19:30 - AS: Produktivitas Non-Pertanian Q4 (Perkiraan: 2,8% QoQ; Sebelumnya: 4,9% QoQ)

  • 20:45 - AS: PMI Manufaktur Flash (Perkiraan: 51,5; Sebelumnya: 51,6)

  • 20:45 - AS: PMI Jasa Flash (Perkiraan: 52,0; Sebelumnya: 51,7)

  • Jam 3:30 pagi besok - AS: Laporan Stok Minyak Mentah API (Sebelumnya: 6,6 juta barel)

Bagaimana reaksi pasar?

  • Biaya Tenaga Kerja & Produktivitas AS: Dalam lingkungan suku bunga “lebih tinggi untuk lebih lama”, The Fed sangat fokus pada tekanan inflasi. Biaya Tenaga Kerja Unit yang lebih tinggi dari perkiraan (diproyeksikan 2,8%) akan menunjukkan bahwa inflasi akibat kenaikan upah masih menjadi ancaman, yang kemungkinan akan memperkuat dolar AS terhadap mata uang utama lainnya.

  • Laporan Stok Minyak API: Mengingat serangan semalam di Iran dan situasi yang tidak stabil di Teluk Persia, data persediaan mingguan akan mendapat perhatian besar. Penurunan stok (draw) akan memberikan dukungan fundamental tambahan bagi reli harga minyak saat ini.

15 April 2026, 14.59

Pasar Minyak Turun di Tengah Optimisme Kesepakatan AS-Iran

15 April 2026, 14.16

Market Wrap: Sentimen risk-on menguat didorong harapan kemajuan negosiasi AS - Iran

15 April 2026, 12.58

Kalendar Ekonomi: Earnings Q1 Dimulai, Data Inflasi Jadi Sorotan

15 April 2026, 12.52

OPEC Turunkan Proyeksi, Dampak Iran Global

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.