23.14 · 28 Mei 2026

BREAKING: Stok Minyak AS Turun, Harga WTI Tetap Tertekan

16:30 - Laporan EIA Amerika Serikat:

  • Persediaan Minyak Mentah (Crude Oil Inventories): -3,327 juta barel (Perkiraan: -3,620 juta barel | Sebelumnya: -7,863 juta barel)

  • Tingkat Utilisasi Kilang Mingguan (EIA Weekly Refinery Utilization Rates): +2,9% (Perkiraan: +0,8% | Sebelumnya: -0,1%)

  • Persediaan Minyak Mentah Cushing: -2,794 juta barel (Sebelumnya: -1,604 juta barel)

Analisis Pasar

Data EIA menunjukkan persediaan minyak mentah AS kembali mengalami penurunan untuk pekan ini, meskipun tidak sedalam ekspektasi pasar. Penurunan stok sebesar 3,33 juta barel tetap mengindikasikan kondisi pasokan yang relatif ketat di pasar domestik AS.

Sementara itu, penurunan persediaan di Cushing, Oklahoma — titik pengiriman utama kontrak WTI — mencapai hampir 2,8 juta barel, lebih besar dibanding pekan sebelumnya. Hal ini umumnya dianggap sebagai faktor pendukung harga minyak karena menunjukkan berkurangnya cadangan di pusat distribusi utama.

Di sisi lain, utilisasi kilang melonjak 2,9%, jauh di atas perkiraan pasar sebesar 0,8%. Kenaikan ini mengindikasikan aktivitas pengolahan minyak yang lebih tinggi dan permintaan bahan bakar yang tetap kuat menjelang musim perjalanan di AS.

Meski data persediaan tergolong konstruktif bagi harga minyak, reaksi pasar relatif terbatas. Investor masih lebih fokus pada perkembangan geopolitik Timur Tengah dan kemungkinan terbukanya kembali jalur ekspor melalui Selat Hormuz, yang berpotensi meningkatkan pasokan minyak global.

 

 

29 Mei 2026, 12.53

Market Wrap: Dell dan Anthropic Perkuat Optimisme AI

29 Mei 2026, 01.12

Daily Summary: Reli AI Dorong Wall Street Kembali ke Zona Hijau

28 Mei 2026, 21.38

BREAKING: Nasdaq Berbalik Naik di Tengah Spekulasi Iran

28 Mei 2026, 16.16

Perak Tertekan, BofA Masih Bidik USD 100 per Ons

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.