Kalender Ekonomi (22.05.2026)
Pasar global hari ini akan memusatkan perhatian pada rilis final data sentimen konsumen University of Michigan (UoM) dari Amerika Serikat, sementara data indeks Ifo Jerman telah lebih dulu memberikan kejutan positif dibanding ekspektasi pasar.
Data sentimen konsumen AS akan menjadi salah satu indikator penting untuk menilai kekuatan daya beli rumah tangga dan ekspektasi inflasi masyarakat di tengah tekanan harga energi serta ketidakpastian geopolitik global.
Investor juga akan mencermati apakah data tersebut mampu mempengaruhi ekspektasi kebijakan Federal Reserve dalam beberapa bulan ke depan.
Sementara itu, data Ifo Jerman yang lebih kuat dari perkiraan memberi sinyal bahwa sentimen bisnis di ekonomi terbesar Eropa mulai menunjukkan stabilisasi, meskipun kawasan euro masih menghadapi tekanan dari harga energi dan perlambatan aktivitas sektor jasa.
Pasar saat ini tetap bergerak hati-hati di tengah kombinasi risiko geopolitik, inflasi, dan ketidakpastian arah suku bunga global.
Waller Guncang Pasar dengan Nada Hawkish
Fokus Pasar Pekan Depan: PCE AS dan Arah The Fed
Market Wrap: Saham AI Asia Melonjak, Nasdaq Dekati Rekor Baru
BREAKING: PMI Manufaktur AS Menguat, Sektor Jasa Masih Lemah
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.