Agenda ekonomi Jumat relatif sepi sehingga volume perdagangan diperkirakan menurun setelah pasar melewati pekan yang penuh volatilitas. Investor saat ini masih mencerna data inflasi PCE yang dirilis sehari sebelumnya, disertai komentar bernada hawkish dari sejumlah pejabat Federal Reserve. Hari ini tidak ada rilis data ekonomi utama yang diperkirakan menjadi penggerak besar pasar.
Perhatian investor akan tertuju pada:
- Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan.
- Ekspektasi inflasi jangka pendek dan jangka panjang masyarakat AS.
- Pidato Presiden The Fed New York John Williams.
- Pidato Presiden The Fed Minneapolis Neel Kashkari.
Selain pasar saham, pasangan mata uang EUR/USD juga diperkirakan menjadi sorotan setelah turun menembus level penting 1,14 menjelang akhir pekan.
Jepang
Inflasi inti Tokyo pada Juni tercatat 1,6% YoY, sesuai dengan ekspektasi pasar. Meski demikian, angka tersebut meningkat dibanding bulan sebelumnya yang berada di 1,3%, sehingga tetap memberikan tekanan kepada Bank of Japan untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Selandia Baru dan Amerika Serikat
Sesi Asia juga diwarnai pidato dari:
- Gubernur Reserve Bank of New Zealand (RBNZ).
- Anggota Federal Open Market Committee (FOMC), Austan Goolsbee.
Komentar keduanya turut memengaruhi pergerakan pasangan mata uang yang melibatkan dolar AS dan dolar Selandia Baru.
Kalender Ekonomi Hari Ini
4.30 WIB – Amerika Serikat
- Neraca Perdagangan Barang (Mei). Konsensus: -$85,1 miliar. Sebelumnya: -$82,4 miliar
16.00 WIB – Amerika Serikat
- Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan (Juni). Konsensus: 50. Sebelumnya: 44,8
- Ekspektasi Inflasi Jangka Pendek. Konsensus: 4,6%. Sebelumnya: 4,8%
- Ekspektasi Inflasi Jangka Panjang. Konsensus: 3,4%. Sebelumnya: 3,9%
16.30 WIB – Amerika Serikat
- Pidato Presiden The Fed New York John Williams
17.30 WIB – Amerika Serikat
- Pidato Presiden The Fed Minneapolis Neel Kashkari
Pasar yang Perlu Dipantau Hari Ini
Brent Crude (OIL)
Harga minyak Brent masih bergerak di dekat area resistensi lokal seiring ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pada pukul 19.00 WIB, pasar akan mencermati laporan mingguan Baker Hughes Rig Count. Konsensus memperkirakan jumlah rig aktif di AS meningkat tipis menjadi 436 unit. Apabila jumlah rig justru menurun, harga minyak berpotensi memperoleh dorongan kenaikan menjelang akhir perdagangan pekan.
Nasdaq 100 (US100)
Kontrak berjangka Nasdaq 100 kembali berada di bawah tekanan setelah:
Penurunan tajam saham Apple.
Keputusan Microsoft menaikkan harga konsol Xbox akibat meningkatnya biaya komponen.
Di sisi lain, kekhawatiran mengenai keberlanjutan AI Trade serta potensi komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve dapat terus membebani pergerakan saham teknologi sepanjang sesi perdagangan.
Data Michigan Tunjukkan Sentimen Konsumen AS Tetap Stabil
Pasar Saham China Tertekan, Kekhawatiran AI Kian Membesar
Market Wrap: Saham Teknologi Tertekan, Wall Street Masih Melemah
Daily summary: Wall Street Tertekan, Saham AI Masih Jadi Sorotan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.