📈 Pasar Saham
- Sesi Wall Street hari ini diwarnai tekanan jual, dengan indeks-indeks utama AS masih berada di zona merah. S&P 500 turun sekitar 0,4%, sementara Nasdaq 100 melemah hampir 1,5%.
- Indeks Dow Jones juga mencatat penurunan, sejalan dengan lemahnya sentimen pasar. Sumber tekanan utama tetap berasal dari aksi jual yang meluas pada perusahaan di sektor semikonduktor.
- TSMC membukukan hasil kuartal kedua yang mencetak rekor, menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan 2026 menjadi lebih dari 40%, serta meningkatkan rencana investasinya.
- Data tersebut mengonfirmasi bahwa permintaan terhadap chip yang digunakan dalam aplikasi kecerdasan buatan masih sangat kuat.
- Meskipun laporan perusahaan positif, saham TSMC dan sektor semikonduktor secara lebih luas tetap berada di bawah tekanan. Investor mengharapkan hasil yang lebih kuat dan semakin mempertanyakan apakah belanja besar untuk pembangunan infrastruktur AI dapat menghasilkan tingkat profitabilitas yang cukup tinggi.
- Setelah penutupan sesi hari ini, investor akan menerima laporan earnings kuartalan Netflix.
- Saham Netflix telah turun sekitar 45% dari rekor tertingginya. Karena itu, pasar akan memberikan perhatian besar terhadap laju pertumbuhan pendapatan, perkembangan segmen periklanan, dan prospek bisnis perusahaan pada masa mendatang.
- Laporan tersebut akan menunjukkan apakah aksi jual saham Netflix saat ini hanya disebabkan kekhawatiran jangka pendek atau mencerminkan perubahan permanen dalam ekspektasi terhadap perusahaan streaming tersebut.
- Pasar Eropa mencatat pergerakan yang beragam. FTSE 100 Inggris naik lebih dari 0,5%, sedangkan DAX Jerman turun sekitar 0,5%. IBEX 35 Spanyol melemah 0,2%, sementara CAC 40 Prancis juga mencatat penurunan tipis.
- Jepang berencana membeli sekitar 27.500 prosesor Nvidia Vera Rubin untuk membangun model kecerdasan buatan domestik yang akan digunakan dalam bidang robotika.
- Proyek tersebut juga bertujuan mengurangi ketergantungan Jepang terhadap infrastruktur AI asing.
- Pemerintah Jepang akan mendukung proyek tersebut dengan pendanaan sekitar US$2,4 miliar. Langkah ini dirancang untuk mempercepat perkembangan ekosistem AI domestik dan memperkuat posisi Jepang dalam persaingan teknologi global.
📊 Makroekonomi dan Kebijakan Moneter
- Pejabat Federal Reserve Lorie Logan menilai bahwa ekonomi AS tetap kuat dan kondisi pasar tenaga kerja masih stabil.
- Namun, inflasi dinilai belum bergerak secara berkelanjutan menuju target 2%.
- Menurut Logan, suku bunga yang sedikit lebih tinggi mungkin masih diperlukan untuk menyeimbangkan risiko dengan lebih baik. Satu laporan CPI yang lebih rendah belum cukup untuk membuktikan bahwa tekanan harga telah mendingin secara permanen.
- Logan juga menyatakan bahwa investasi kecerdasan buatan dapat meningkatkan produktivitas pada masa mendatang.
- Namun, untuk saat ini, belanja AI juga berpotensi meningkatkan permintaan dan menambah tekanan inflasi.
- Data ekonomi AS terus menunjukkan ketahanan konsumen dan pasar tenaga kerja.
- Jumlah klaim tunjangan pengangguran baru turun menjadi 208.000, lebih rendah dibandingkan ekspektasi sebesar 217.000. Data tersebut mengonfirmasi bahwa kondisi ketenagakerjaan masih stabil.
- Penjualan ritel pada Juni naik 0,2% secara bulanan, sesuai dengan proyeksi pasar.
- Data tersebut mendukung skenario soft landing bagi ekonomi AS dan mengurangi kekhawatiran terhadap perlambatan tajam.
- Pada saat yang sama, pertumbuhan konsumsi yang moderat menunjukkan bahwa rumah tangga masih bersikap hati-hati.
- Bagi Federal Reserve, kondisi ini menjadi alasan untuk mempertahankan kebijakan moneter saat ini. Ekonomi masih cukup kuat, tetapi belum menunjukkan tanda-tanda overheating.
🌍 Geopolitik
- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah masih berada pada level tinggi.
- Kedua pihak melanjutkan aktivitas militer di sekitar Selat Hormuz, yang disebut Teheran sebagai “garis merah yang tidak dapat dilewati”, sambil tetap menyatakan kesiapan untuk melakukan pembicaraan diplomatik.
- Meskipun terdapat sinyal mengenai kemungkinan negosiasi, konflik masih terus meningkat.
- Amerika Serikat memperluas operasi militer dan tindakan yang bertujuan membatasi transportasi laut. Iran merespons dengan serangan terhadap sejumlah target di kawasan serta memperingatkan konsekuensi serangan terhadap infrastrukturnya.
- Meningkatnya ketegangan di sekitar salah satu rute transit minyak terpenting di dunia menambah ketidakpastian pasar global dan mempertahankan tekanan terhadap harga energi.
- Iran memperingatkan bahwa eskalasi lebih lanjut dapat memperluas konflik ke negara lain di kawasan dan mengganggu jalur perdagangan utama.
- Investor khawatir bahwa memburuknya krisis dapat meningkatkan biaya energi, mengganggu pelayaran global, dan kembali mendorong tekanan inflasi.
- Setelah serangan drone di Erbil, Irak, Kedutaan Besar AS memperingatkan warga Amerika mengenai meningkatnya risiko keamanan dan meminta mereka untuk sangat berhati-hati.
- Insiden tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik antara AS dan Iran dapat menyebar ke wilayah lain di Timur Tengah, sehingga semakin memperburuk sentimen investor.
🪙 Logam Mulia
- Pasar logam mulia masih menghadapi tekanan jual.
- Harga emas turun hampir 2% dan bergerak di bawah US$4.000 per ons.
- Perak mencatat kinerja yang lebih lemah dengan penurunan sekitar 3,5%, sehingga jatuh ke bawah level US$56 per ons.
🛢️ Komoditas dan Energi
- Meskipun ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih tinggi, kontrak minyak justru mencatat penurunan.
- Harga minyak Brent turun lebih dari 1% dan diperdagangkan di sekitar US$85 per barel.
- Harga minyak WTI bergerak di sekitar US$78 per barel.
- Kontrak gas alam Henry Hub atau NATGAS melemah hampir 3%.
ASML Naikkan Outlook 2026, Sinyal Positif untuk Siklus AI?
Netflix Earnings: Saham Turun 45%, Peluang atau Trap?
US Open: Wall Street Tertekan, Saham Chip Kembali Melemah
Saham Abbott Naik 4%, Guidance Laba 2026 Kembali Dinaikkan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.