13.47 · 22 Oktober 2026

Kalender Ekonomi: Nasdaq Anjlok 1,63%, Harga Minyak Melesat

Perdagangan pagi ini kembali diwarnai sentimen penghindaran risiko (risk-off), meskipun sesi sebelumnya di Wall Street berlangsung positif, dengan S&P 500 naik 0,58% dan Nasdaq menguat 1,05%. Setelah investor mencerna laporan keuangan Meta dan Tesla, sentimen pasar terlihat memburuk secara signifikan. Pusat aksi jual hari ini berada di Asia, terutama pada indeks CHN.cash yang anjlok 3,16%. Pelemahan tersebut sejalan dengan kondisi bear market di China, setelah indeks CSI 300 turun 20% dari puncaknya pada Juni dan mencatat penurunan selama sepuluh pekan berturut-turut. Kondisi ini dipengaruhi kelebihan kapasitas produksi, lemahnya sektor properti, serta menurunnya kepercayaan investor ritel. Pasar saham Jepang juga menunjukkan pelemahan, dengan indeks JP225 turun 2,76%. Di Amerika Serikat, tekanan kembali beralih ke perusahaan teknologi yang rentan terhadap risiko pendanaan ekspansi kecerdasan buatan (AI). Indeks US100 turun 1,63%, jauh lebih dalam dibandingkan indeks pasar yang lebih luas, US500 yang melemah 0,86%. 

Pasar logam mulia mengalami pembalikan arah yang signifikan dari tren sebelumnya. Harga silver (SILVER) anjlok 3,07% ke sekitar US$56,1, sementara harga emas (GOLD) turun 1,12% hingga berada di bawah US$4.100, tepatnya sekitar US$4.094. Emas kini sedang menguji area support penting US$4.100–4.117. Penurunan yang berkelanjutan di bawah area tersebut dapat membuka peluang koreksi menuju level psikologis US$4.000. Kenaikan yield obligasi dan harga minyak menjadi faktor utama yang memberikan tekanan terhadap logam mulia. Sebaliknya, harga minyak bergerak menguat karena meningkatnya premi risiko geopolitik. Laporan mengenai rencana serangan baru terhadap Iran setelah pemilu paruh waktu AS (midterms) serta meningkatnya serangan Houthi terhadap Arab Saudi kembali mendorong kekhawatiran pasar. Instrumen OIL naik 1,66% ke sekitar US$107,5 per barel, sedangkan OIL.WTI menguat 1,70% ke sekitar US$99,4 per barel. 

Faktor Utama Penggerak Pasar Hari Ini

Musim laporan keuangan (earnings season) juga terus menentukan arah pergerakan pasar. Perdagangan kemarin didominasi laporan keuangan Meta, yang membukukan rekor pendapatan dengan pertumbuhan 26% YoY menjadi US$64,6 miliar, disertai proyeksi kinerja Q4 yang kuat. Namun, belanja modal (capital expenditure atau capex) Meta melonjak 80% YoY, sementara arus kas bebas (free cash flow) berubah menjadi negatif. Kondisi ini memperlihatkan besarnya biaya yang harus ditanggung perusahaan dalam menjalankan strategi investasi besar-besaran pada AI. Sementara itu, Tesla memberikan kejutan positif dari sisi kualitas laba, sementara pembahasan mengenai potensi merger antara Tesla dan SpaceX turut menarik perhatian investor. Untuk hari ini, sebelum pembukaan pasar AS, sejumlah perusahaan besar dijadwalkan merilis laporan keuangan, termasuk Procter & Gamble (PG.US), Western Digital (WDC.US), dan Lockheed Martin (LMT.US). Setelah penutupan pasar, giliran Valero Energy (VLO.US) yang dijadwalkan melaporkan hasil keuangannya.

Dalam konteks yang lebih luas, investor perlu memperhatikan apakah aksi jual di pasar Asia, khususnya kondisi bear market di China, serta pelemahan indeks saham pagi ini akan semakin intensif ketika Wall Street dibuka. Selain itu, kenaikan harga minyak lebih lanjut berpotensi kembali memicu kekhawatiran inflasi dan meningkatkan tekanan terhadap bank sentral untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat.

22 Oktober 2026, 01.07

Daily Summary: Nasdaq Naik, SpaceX dan Tesla Jadi Sorotan

21 Oktober 2026, 22.58

Rusia Jual Cadangan Emas 10 Bulan, Harga Emas Terancam?

21 Oktober 2026, 21.59

Stok Minyak AS Turun 3,06 Juta Barel, WTI Tertahan

21 Oktober 2026, 13.28

Market Wrap: Dow Naik, Inflasi Asia Disorot

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.