Di AS, fokus pasar hari ini tertuju pada laporan PPI April setelah rilis data CPI yang kuat kemarin, yang menunjukkan tekanan inflasi inti masih bertahan. Konsensus pasar memperkirakan PPI naik sebesar 0,5% secara bulanan. Pasar akan mencermati apakah harga produsen turut mengonfirmasi tekanan harga yang lebih luas dan semakin memperkuat sikap hati-hati The Fed.
Di kawasan euro, estimasi kedua GDP kuartal pertama diperkirakan mengonfirmasi pertumbuhan ekonomi yang lemah setelah data awal hanya menunjukkan kenaikan 0,1% secara kuartalan dan 0,8% secara tahunan. Salah satu komponen penting dalam laporan tersebut adalah data ketenagakerjaan, yang diperkirakan tumbuh sekitar 0,1% secara kuartalan.

Wells Fargo dan BofA Kalahkan Ekspektasi Q2 2026
BofA Survei: Investor Makin Bullish pada Saham Teknologi
Kalender Ekonomi: CPI AS Jadi Fokus, Dolar Menguat karena Minyak
Minyak Melonjak, Risiko Hormuz Memanas
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.