Di Eropa, perhatian pasar kini beralih ke tiga keputusan penting bank sentral, dimulai dari Swiss National Bank (SNB). SNB diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di level 0%, dengan menyeimbangkan antara tekanan deflasi dan kekuatan franc Swiss yang persisten. Para pembuat kebijakan berusaha menghindari langkah pelonggaran tidak konvensional selama mungkin, dan lebih memilih mengandalkan intervensi pasar valuta asing untuk menstabilkan mata uang serta memberi waktu bagi inflasi untuk pulih.
Selanjutnya adalah keputusan Bank of England (BoE), di mana pasar hampir sepenuhnya memperkirakan tidak ada perubahan suku bunga di level 3,75%. Fokus utama akan tertuju pada pembagian suara (voting split), yang dapat menunjukkan adanya perbedaan pandangan internal antara kubu hawkish dan dovish. Meskipun beberapa anggota cenderung mendukung pelonggaran, meningkatnya risiko geopolitik dan ketidakpastian inflasi dapat membuat bank tetap berhati-hati.
Terakhir, European Central Bank (ECB) akan mengumumkan keputusannya. Dengan muncul kembali risiko inflasi - sebagian didorong oleh ketegangan di Timur Tengah - pasar mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. ECB diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, namun tetap mempertahankan sikap hawkish.
Kalender Ekonomi Hari Ini
15:30 - Keputusan suku bunga SNB
15:30 - Keputusan suku bunga Riksbank
16:00 - Konferensi pers SNB
19:00 - Keputusan suku bunga BoE
20:15 - Keputusan suku bunga ECB
20:30 - Keputusan suku bunga CNB
20:45 - Konferensi pers ECB (Lagarde)
Daily summary: US100 Rebound, Nvidia dan Intel Balik Menguat
Kalender Ekonomi: Pasar Fokus ke Data AS dan Suku Bunga Global
Market Wrap: Pasar Masih Skeptis terhadap Trump dan Iran
Daily summary: Pasar Global Tertekan usai Kunjungan Trump ke China
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.