John Williams dari Federal Reserve Bank of New York menyampaikan pandangan tentang ekonomi AS, inflasi, dan suku bunga.
- Pasar Treasury dan pendanaan menunjukkan kinerja yang sangat baik.
- Fasilitas repo permanen siap digunakan untuk mengatasi potensi masalah likuiditas jika diperlukan.
- Saat ini, cadangan dalam sistem keuangan masih berada pada level yang sangat tinggi.
- Suku bunga pada akhirnya akan lebih rendah dibandingkan level saat ini.
- Tidak terlihat adanya pergerakan abnormal di pasar obligasi.
- Pasar obligasi saat ini berfokus pada fundamental ekonomi.
- Pasar obligasi terlihat relatif tenang.
The Fed harus menjaga agar ekonomi tetap berada di jalurnya dan membiarkan dampak tarif berjalan sesuai mekanisme.
- Dampak tarif diperkirakan akan berlangsung hingga pertengahan tahun depan.
- Skenario dasar: tarif akan tetap berlaku, meskipun skenario lain juga dipertimbangkan.
- Tarif diperkirakan menambah inflasi sekitar 1%–1,5% tahun ini.
- Sejauh ini, tarif tidak terlihat menciptakan tekanan inflasi jangka panjang.
- Namun, terdapat tanda jelas bahwa tarif memengaruhi harga dan pola belanja konsumen.
- Inflasi barang inti meningkat akibat pengaruh tarif.
Indikator lain menunjukkan ekonomi jasa mulai kembali normal.
-
Tren inflasi di sektor jasa secara keseluruhan cenderung positif.
Ada kekhawatiran bahwa pasar tenaga kerja bisa melambat lebih dari yang diinginkan.
- Risiko penurunan pada lapangan kerja jelas meningkat.
- Keseimbangan kini lebih condong pada mandat ketenagakerjaan The Fed.
- Tingkat pengangguran 4,2% tergolong rendah, namun risiko di pasar tenaga kerja semakin besar.
- Perputaran pekerjaan di pasar tenaga kerja menurun signifikan.
- Pasar tenaga kerja juga dipengaruhi oleh perubahan pasokan tenaga kerja imigran.
- Secara keseluruhan, pasar tenaga kerja masih berada pada kondisi cukup baik.
- Pendinginan pasar tenaga kerja diperkirakan berlangsung secara bertahap.
- Pasar tenaga kerja bergerak kembali ke tren pra-pandemi.
- Saat ini pasar tenaga kerja berada dalam kondisi seimbang.
Survei menunjukkan konsumen sedikit rapuh, tetapi data aktual belum menampilkan pelemahan besar.
- Investasi teknologi tetap sangat kuat.
- Sisi penawaran dalam perekonomian mengalami pergeseran signifikan.
The Fed memantau data secara ketat untuk mengantisipasi potensi kontraksi cadangan perbankan.
-
Selalu mengamati tren data yang lebih luas, bukan hanya laporan individual.
Inflasi diperkirakan kembali ke target 2% The Fed pada 2027.
- Proyeksi inflasi PCE: 3,0%–3,25% untuk tahun ini, turun ke 2,5% pada 2026.
- Tingkat pengangguran diperkirakan naik menjadi sekitar 4,5% tahun depan.
- Faktor perdagangan dan imigrasi memperlambat aktivitas ekonomi.
- PDB diproyeksikan tumbuh di kisaran 1,25%–1,50% tahun ini.
Morning Wrap: Wall Street Tunggu NFP
Kalender Ekonomi: Indeks dan EURUSD Menanti Data Retail Sales AS
Morning Wrap (10.02.2026)
Kalender Ekonomi: Data Tenaga Kerja Tertunda Jadi Fokus Mingguan 🔎