Baca selengkapnya
16.42 · 2 April 2026

Logam mulia merosot menyusul pernyataan eskalasi Timur Tengah oleh Trump

Harga emas dan perak kembali melemah hari ini setelah pidato Donald Trump kemarin, yang sebagian besar membahas perang dengan Iran. Amerika Serikat meningkatkan kehadirannya di Timur Tengah, dan Trump menyatakan bahwa beberapa minggu ke depan dapat membawa gelombang besar serangan terhadap infrastruktur energi Iran, yang berpotensi menghambat kemajuan negara tersebut secara signifikan.

  • Bahkan sebelum pidato Trump, sumber intelijen AS yang dikutip media telah menyebutkan bahwa Iran mengambil sikap yang tidak bersedia terlibat dalam negosiasi menuju gencatan senjata.

  • Setelah pernyataan Presiden AS tersebut, Iran menyatakan akan melanjutkan perang hingga kemenangan total dan sampai Trump “menyesali” keputusan untuk menyerang.

  • Akibatnya, pasar semakin khawatir terhadap kenaikan lebih lanjut harga minyak serta penguatan US Dollar, yang didukung oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan kekhawatiran inflasi, sehingga menekan pasar saham dan logam mulia.

Harga emas turun sekitar 2,5% hari ini, sementara perak melemah hampir 5%. Logam ini tetap lebih sensitif terhadap kondisi ekonomi, termasuk prospek industri global yang terdampak negatif oleh gangguan seperti potensi penutupan Strait of Hormuz.

SLV.US (D1)

ETF SLV sedang pulih setelah membentuk bottom di kisaran 62 USD. Namun, tekanan jual diprediksi akan kembali membayangi saat bursa AS dibuka jika tren pelemahan hari ini berlanjut.

 

Sumber: xStation5

24 April 2026, 01.00

Wall Street Melemah: Nasdaq Turun, Risiko Geopolitik Naik

23 April 2026, 13.49

Market Wrap: Gencatan senjata dorong kenaikan Wall Street, namun ketidakpastian politik tetap tinggi

23 April 2026, 02.01

Daily Summary: Gencatan sepihak cukup untuk mendorong Wall Street

22 April 2026, 22.22

BREAKING: Persediaan minyak melonjak tak terduga, saham energi terkoreksi tipis

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.