12.39 · 22 September 2026

Market Wrap: AI Dorong Nasdaq, Minyak dan Emas Tetap Jadi Fokus

Saham dan Indeks

  • Pasar saham global menunjukkan sentimen yang sangat kuat, dengan indeks utama AS didukung rally pada saham teknologi dan artificial intelligence.
  • S&P 500 berada di 7.833, naik 0,05% hari ini dan sekitar 1,4% secara mingguan. Nasdaq 100 mencapai 30.794, naik 0,05% hari ini dan sekitar 2,8% secara mingguan. Sementara itu, Dow Jones diperdagangkan di 52.468, naik 0,04% hari ini dan 0,64% dalam sepekan.
  • Sektor teknologi menjadi pendorong utama pasar saham setelah mencatat sesi terbaik sejak awal Agustus, ditopang keberhasilan berbagai tools AI dan kenaikan besar pada sejumlah market leader.
  • Di antara saham utama, Nvidia diperdagangkan di US$227,32, naik 2,36%. Meta melonjak 11,38% ke US$740,77, sementara Alphabet naik 1,64% pada sesi sebelumnya ke US$354,86.

Makroekonomi

  • Presiden Boston Fed Susan Collins menyebut eskalasi konflik Timur Tengah dan inflasi yang masih tinggi sebagai salah satu alasan utama dirinya mendukung kenaikan suku bunga pekan lalu.
  • CEO Alibaba memperkenalkan chip canggih dan rencana pengembangan model AI berukuran sekitar 5 hingga 10 triliun parameter, memperkuat tren global peningkatan permintaan terhadap infrastruktur data center.

Mata Uang

  • US Dollar Index (DXY) berada di sekitar 100,06, turun 0,13% hari ini, tetapi masih naik tipis sekitar 0,12% secara mingguan karena pasar tetap memperhitungkan potensi langkah lanjutan dari The Fed.
  • Kondisi ini memberikan dukungan terhadap commodity currencies dan mata uang emerging markets, sementara yen Jepang tetap berada di bawah tekanan akibat perbedaan arah kebijakan moneter global.

Komoditas

  • Harga minyak mentah rebound tajam dari level terendah sebelumnya, didorong kekhawatiran terhadap kenaikan biaya bahan bakar dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
  • Situasi tersebut kembali meningkatkan tantangan bagi bank sentral karena harga energi yang tinggi berpotensi menciptakan efek inflasi lanjutan.
  • Harga tembaga melanjutkan tren naik menuju level rekor, didorong cepatnya penurunan persediaan di China serta meningkatnya permintaan industri.
  • Emas berkonsolidasi dekat level tertinggi historis, didukung permintaan investasi yang kuat dari Asia. Impor emas China tahun ini telah menembus 1.000 ton.
  • WTI berada di US$93,36, naik 1,53% hari ini tetapi masih turun 2,21% dalam sepekan.
  • Brent berada di US$101,69, naik 1,64% hari ini dan turun 1,48% secara mingguan.

Aset Kripto

  • Aset digital utama mengalami koreksi intraday ringan, yang terlihat sebagai jeda setelah rally kuat dalam beberapa sesi terakhir.
  • Investor tetap memantau pergerakan aset kripto di tengah perubahan kondisi makroekonomi dan keputusan regulasi global.
  • Meski melemah hari ini, performa mingguan masih tetap positif dan menunjukkan permintaan dari investor institusional serta ritel belum hilang.

Geopolitik

  • Kementerian Pertahanan melaporkan serangan besar Rusia terhadap infrastruktur dan pelabuhan di Ukraina, yang kembali meningkatkan ketegangan di Eropa Timur serta mendorong tekanan untuk sanksi tambahan.
  • Amerika Serikat menandatangani kesepakatan strategis dengan Greenland dan Denmark yang memberikan pengawasan keamanan permanen kepada AS, termasuk rencana membuka kembali pangkalan militer penting era Perang Dingin.
  • Lonjakan harga bahan bakar akibat konflik Timur Tengah terus memberikan tekanan terhadap usaha kecil dan konsumen, sehingga sejumlah pemerintah Barat mulai menyiapkan program bantuan dan dukungan finansial menjelang musim dingin.

 

 
22 September 2026, 13.15

Nasdaq Didorong Lagi oleh Mega-Cap dan Chip

21 September 2026, 21.31

Tokenized Stocks Mulai Masuk Pasar AS

21 September 2026, 12.59

Market Wrap: Yield Tinggi, Minyak Turun

18 September 2026, 17.26

BoJ Hike 25 bps, Tapi Pesannya Setengah Hati

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.