-
Futures saham AS bergerak lebih tinggi setelah Donald Trump mengumumkan perpanjangan tanpa batas dari gencatan senjata dengan Iran, yang ditafsirkan pasar sebagai sinyal meredanya ketegangan geopolitik dalam jangka pendek. Setelah sesi AS, laporan keuangan dari Tesla (TSLA.US) dan IBM (IBM.US) dijadwalkan dirilis, sementara kalender makro hari ini relatif sepi.
-
Dalam praktiknya, investor merespons dengan kembalinya minat terhadap aset berisiko secara moderat. Futures S&P 500 naik 0.2%, sementara futures Nasdaq 100 naik 0.3%, seiring pasar mulai memperhitungkan skenario di mana meredanya ketegangan dapat mengurangi tekanan pada harga minyak dan mendukung prospek pertumbuhan ekonomi.
-
Pada saat yang sama, dolar AS melemah, yang biasanya mencerminkan pergeseran parsial dari aset safe haven ketika pasar bergerak dari posisi defensif menuju kondisi risk-on yang lebih hati-hati.
-
Namun, perlu dicatat bahwa rebound ini terjadi setelah sesi yang lebih lemah. Indeks acuan AS turun selama dua hari berturut-turut pada hari Selasa, karena ketidakpastian terkait negosiasi AS–Iran terus membebani sentimen investor.
-
Di pasar komoditas, kondisi tetap tegang. Minyak Brent berada di sekitar $98 per barel, menunjukkan bahwa meskipun ada perbaikan sentimen jangka pendek, pasar masih memperhitungkan premi risiko geopolitik yang signifikan terkait kawasan Timur Tengah.
-
Sentimen di Asia tetap lemah. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0.7% pada hari Selasa, mengikuti pelemahan sebelumnya di Wall Street, karena investor mengevaluasi durasi konflik Timur Tengah dan dampaknya terhadap ekonomi global.
-
Di Eropa, prospek sesi perdagangan juga cenderung hati-hati. Meskipun pasar AS menguat, saham Eropa diperkirakan dibuka sedikit lebih rendah, yang menunjukkan bahwa pasar global belum menganggap situasi sepenuhnya terselesaikan.
-
Pengumuman Trump sendiri bersifat menenangkan sekaligus ambigu. Di satu sisi, ia mengonfirmasi perpanjangan gencatan tanpa batas dengan Iran; di sisi lain, ia menyalahkan kurangnya kemajuan dalam negosiasi pada struktur kepemimpinan Teheran yang disebutnya “sangat terpecah”.
-
Dari perspektif pasar, penting bahwa AS berencana menghentikan serangan militer lebih lanjut sambil tetap mempertahankan blokade di Selat Hormuz, di mana aktivitas pengiriman masih sangat terganggu. Bagi investor, ini berarti bahwa meskipun risiko militer sementara mereda, risiko pasokan di pasar minyak belum sepenuhnya hilang.
📈 S&P 500 memperpanjang kenaikan, didukung pembelian dana CTA
Kalender Ekonomi: Pidato bank sentral dan laba Tesla menjadi fokus
Daily Summary: Saat harapan gencatan senjata memudar, pasar kehilangan momentum
US Open: Makro menguat, ketegangan mereda
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.