Baca selengkapnya
00.39 · 5 Mei 2026

Market Wrap: Iran Picu Tekanan Pasar Global

  • Perhatian investor mulai bergeser dari musim earnings menuju Iran. Semua indikasi menunjukkan bahwa Iran telah melanggar gencatan senjata dengan menyerang Uni Emirat Arab dan sejumlah kapal di Selat Hormuz. Banyak investor meyakini bahwa konflik berskala penuh dapat kembali terjadi dalam waktu dekat, yang menekan indeks saham dan mendukung kenaikan harga komoditas energi.
  • Indeks AS turun mendekati 1% di tengah kekhawatiran geopolitik. Penurunan terbesar terlihat pada Dow, di mana futures sempat turun lebih dari 1%. Nasdaq menjadi yang paling bertahan, dengan penurunan terbatas di bawah 0,3%.
  • Kekhawatiran juga meningkat terkait utang AS. Yield obligasi pemerintah AS mengalami kenaikan yang cukup signifikan, terutama pada tenor 1–5 tahun. John Williams mencoba menenangkan pasar dalam konferensi Federal Reserve New York dengan menyatakan bahwa ekonomi AS cukup siap menghadapi ketidakpastian dan risiko.
  • GameStop (GME.US), perusahaan yang sering dikaitkan dengan kategori “meme stock,” mengumumkan rencana untuk mengakuisisi platform eBay. Analis menyoroti keterbatasan kemampuan pendanaan perusahaan untuk akuisisi tersebut. Saham sempat naik lebih dari 6%, namun berbalik arah dan ditutup turun lebih dari 7%.
  • Palantir (PLTR.US) akan merilis laporan keuangan setelah penutupan pasar AS. Pasar mengharapkan peningkatan profitabilitas dua digit serta komentar yang menjawab kekhawatiran terkait pertumbuhan jangka panjang di segmen komersial.
  • Data makro AS memberikan kejutan positif. Durable goods orders naik sesuai ekspektasi sebesar 0,8%, sementara factory orders meningkat 1,5% secara bulanan, jauh di atas ekspektasi 0,5%.
  • Di Eropa, hampir semua indeks utama mencatat penurunan signifikan akibat ketegangan di Timur Tengah. Spanyol memimpin penurunan, dengan futures IBEX turun hingga 3% pada akhir sesi.
  • Menariknya, sentimen di sektor manufaktur jauh lebih baik dibandingkan pasar saham. PMI manufaktur Eropa melampaui ekspektasi di sebagian besar negara, dengan hampir semua berhasil berada di atas level 50 poin. PMI agregat zona euro tercatat di 52,2 poin.
  • Di pasar komoditas, fokus utama investor tertuju pada minyak. Dengan risiko konflik penuh di Selat Hormuz, minyak Brent naik hampir 5% dan sempat menembus $114 per barel. WTI mencatat kenaikan lebih terbatas sekitar 3%, berada di kisaran $105.
  • Logam mulia melemah: emas turun hampir 2%, sementara perak turun 3%.
  • Di komoditas pertanian, kakao melonjak lebih dari 8% karena pelaku pasar memperhitungkan risiko kekurangan pupuk yang penting untuk produksi, yang dapat mengganggu keseimbangan pasokan dan permintaan.
  • Gula juga naik sekitar 2%, seiring meningkatnya alokasi tebu untuk produksi etanol.
  • Meski ketidakpastian tinggi, sentimen di pasar kripto tetap positif. Bitcoin kembali menembus level $80.000, naik hampir 2%. Ethereum menguat sekitar 1,8%, sementara Solana memangkas kenaikan dan bergerak di bawah 1% di kisaran $85.
4 Mei 2026, 23.29

Konflik Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak

4 Mei 2026, 17.35

BREAKING: Iran menyerang kapal AS? Harga minyak melonjak

4 Mei 2026, 17.16

💶Industri Zona Euro: Pemulihan rapuh yang menutupi risiko stagflasi

29 April 2026, 19.11

Era Powell Usai, Ketidakpastian Baru Muncul

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.