-
Sesi perdagangan Asia berlangsung relatif tenang. Indeks China bergerak naik antara 0,00–0,17%, sementara indeks Jepang JP225 dan SG20cash Singapura masing-masing menguat sekitar 1,30%.
-
Dolar AS kembali menguat tipis, meskipun pergerakan di pasar valuta asing masih terbatas. Fokus pasar tetap tertuju pada kondisi rapuh jalur transportasi energi melalui Selat Hormuz.
-
Menurut penilaian intelijen AS, Iran telah kembali memperoleh akses operasional terhadap 30 dari 33 lokasi misilnya di sepanjang Selat Hormuz. Hal ini berarti Teheran kembali mampu menempatkan peluncur bergerak dan, dalam beberapa kasus, meluncurkan misil dari posisi yang diperkuat.
-
Iran juga dilaporkan masih mempertahankan sekitar 70% dari total peluncur dan persenjataan misil sebelum perang. Persenjataan tersebut mencakup misil balistik yang mampu menyerang target regional serta misil jelajah jarak pendek untuk target darat dan maritim.
-
CEO Nvidia Jensen Huang bergabung dalam delegasi Presiden Donald Trump yang melakukan perjalanan ke China bersama sejumlah perwakilan utama bisnis AS lainnya. Trump menyatakan akan menekan Xi Jinping terkait pembukaan ekonomi China lebih lanjut. Hingga kini, chip Nvidia H200 masih belum mendapatkan persetujuan penjualan dari otoritas China.
-
Data inflasi CPI AS yang kuat turut mendorong kenaikan ekspektasi inflasi. Tingkat inflasi breakeven lima tahun mencapai level tertinggi sejak Oktober 2022, sementara ukuran sepuluh tahun menyentuh level tertinggi sejak 2023. Harga minyak yang tinggi tetap menjadi faktor utama. Pasar semakin khawatir bahwa The Fed mungkin perlu mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama atau bahkan kembali menaikkan suku bunga.
-
Harga minyak bergerak sedikit lebih rendah pada sesi hari ini, dengan OIL turun 1,60% ke level 100 USD per barel dan OIL.WTI melemah 1,05% ke level 106 USD per barel.
-
Senat Alaska meloloskan HB 1 yang mengakui emas dan perak dalam bentuk koin sebagai alat pembayaran yang sah. Undang-undang tersebut juga membebaskan transaksi menggunakan logam mulia dari pajak penjualan dan pajak penggunaan lokal.

Harga Minyak Bertahan Tinggi di Tengah Krisis Hormuz
Kalender Ekonomi: Pasar Pantau PPI AS
Daily Summary: Wall Street Tertekan usai Inflasi AS Naik
BREAKING: Kevin Warsh Resmi ke The Fed, Pasar Waspadai Arah Baru
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.