13.03 · 2 Juni 2026

Market Wrap: Pasar Waspada Usai Pembicaraan AS-Iran Terhenti

Badan berita Tasnim kemarin melaporkan penghentian pertukaran pesan antara Amerika Serikat dan Iran. Langkah tersebut disebut sebagai bentuk protes Iran terhadap serangan berkelanjutan Israel ke Lebanon. Probabilitas tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat antara kedua pihak terus menurun, yang pada akhirnya membebani sentimen pasar.

Hampir seluruh indeks utama Eropa ditutup di zona merah pada perdagangan kemarin.

DAX Jerman turun 0,4%, CAC40 Prancis melemah 0,5%, FTSE 100 Inggris kehilangan 0,7%, sementara SMI Swiss merosot hingga 1,8%.

Situasi terlihat sedikit lebih baik di benua Amerika, yang memberikan prospek positif bagi pembukaan perdagangan Eropa hari ini.

Baik S&P 500 (+0,3%) maupun NASDAQ Composite (+0,4%) berhasil menguat berkat dukungan sektor teknologi dan energi.

🌍 Geopolitik

Salah satu tema utama pasar pada hari Senin adalah penghentian pembicaraan yang dimediasi antara Teheran dan Washington. Langkah tersebut dimaksudkan sebagai bentuk protes Iran terhadap tindakan militer Israel.

Namun demikian, Benjamin Netanyahu terus melanjutkan operasi militer terhadap Lebanon. Kemarin, ia memerintahkan serangan udara ke wilayah pinggiran Beirut, ibu kota Lebanon.

Di sisi lain, Donald Trump memberikan sinyal yang saling bertentangan dengan menyatakan bahwa "kesepakatan dapat ditandatangani dalam waktu satu minggu", namun pada saat yang sama mengatakan bahwa dirinya "tidak peduli" terhadap proses negosiasi tersebut.

📈 Data Makroekonomi

Data ISM Manufacturing PMI Amerika Serikat untuk bulan Mei tercatat sebesar 54,0, jauh di atas ekspektasi pasar sebesar 53,0 maupun level bulan April sebesar 52,7. Angka tersebut juga menjadi level tertinggi sejak Mei 2022.

Yang menarik dari perspektif inflasi, indeks ISM Prices Paid secara tidak terduga turun dari 84,6 menjadi 82,1. Meski demikian, level tersebut masih tergolong sangat tinggi secara historis.

Di sisi lain, komponen New Orders (56,8) dan Employment (48,6) memberikan kejutan positif dibandingkan perkiraan pasar.

Hari ini, perhatian investor akan tertuju pada rilis data inflasi Zona Euro untuk bulan Mei (pukul 11.00 waktu setempat) serta laporan JOLTS Job Openings Amerika Serikat untuk bulan April (pukul 16.00 waktu setempat).

🌏 Asia

Sentimen di pasar Asia masih bergerak beragam. Indeks Hang Seng Hong Kong mencatat kenaikan signifikan sebesar 2,3%, didukung oleh saham-saham teknologi besar seperti Tencent (+8,9%) dan Meituan (+8,5%). BYD (+6,5%) dan Alibaba (+5,9%) juga menunjukkan kinerja yang kuat. Sebaliknya, indeks NIKKEI 225 Jepang (-0,8%) dan KOSPI Korea Selatan (-0,5%) bergerak di zona merah.

💱 Mata Uang

Sebagai dampak dari sentimen risk-off secara global, dolar Amerika Serikat memulai pekan ini dengan penguatan.

Di antara mata uang utama dunia, hanya poundsterling Inggris yang saat ini menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan dolar AS.

Sementara itu, dolar Selandia Baru menjadi mata uang dengan performa terlemah (-0,9%), mengoreksi sebagian penguatan yang diperoleh dalam beberapa hari terakhir setelah sikap hawkish dari Reserve Bank of New Zealand (RBNZ).

Mata uang Skandinavia yang sangat sensitif terhadap sentimen pasar juga mengalami pelemahan, masing-masing sekitar 0,5%.

Di kelompok mata uang negara berkembang, peso Kolombia menjadi sorotan setelah mencatat apresiasi harian terbesar dalam lebih dari 15 tahun. Pergerakan tersebut merupakan respons terhadap hasil yang lebih kuat dari perkiraan yang diraih Abelardo de la Espriella pada putaran pertama pemilihan presiden.

🛢️ Komoditas

Didorong oleh meningkatnya tanda-tanda eskalasi geopolitik, harga minyak dan LNG bergerak lebih tinggi pada perdagangan kemarin. Namun hari ini pasar mengalami koreksi ringan.

Minyak Brent turun 0,8% ke sekitar USD 94 per barel, sementara WTI melemah 1% ke level USD 91 per barel.

Gas alam di bursa TTF Belanda turun 0,2% ke EUR 48 per MWh, sedangkan NATGAS melemah 0,3% ke USD 3,17 per MMBtu.

Di sisi lain, logam mulia justru mencatat penguatan.

Harga emas naik 0,9% ke USD 4.525 per troy ounce, sementara perak melonjak 2,5% ke USD 76,7.

₿ Cryptocurrencies

Mata uang kripto utama melanjutkan tren pelemahannya.

Bitcoin turun 1,4% hari ini ke sekitar USD 70.380, sementara Ethereum melemah 0,8% ke level USD 1.987.

 

2 Juni 2026, 01.00

Daily Summary: Saham AS Bergerak Mixed di Tengah Ketegangan Timur Tengah

2 Juni 2026, 00.44

Saham Robinhood Turun di Tengah Gugatan Terkait IPO 2021

1 Juni 2026, 21.48

BREAKING: Iran Hentikan Dialog dengan AS

1 Juni 2026, 20.40

US OPEN: Wall Street Terbelah antara AI dan Risiko Geopolitik

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.