Baca selengkapnya
13.55 · 8 April 2026

Market Wrap: Pasar Global Naik usai Jeda Konflik AS-Iran

  • Di pasar yang lebih luas, kita melihat pembalikan pergerakan dari bulan lalu pada hari ini. Trump mengumumkan jeda dua minggu dalam aksi militer untuk memungkinkan negosiasi dengan Iran. Pasar merespons sangat positif: harga minyak turun, dolar AS melemah, sementara saham dan emas menguat. Proposal ini didasarkan pada rencana 10 poin dari Iran yang dianggap “dapat dijalankan.”

  • Futures indeks AS naik antara 2,50–3,10%, indeks dolar USDIDX turun 0,90%, emas naik 2,26%, sementara minyak Brent dan WTI masing-masing turun 10,30% dan 12,80% ke level 94 dan 95 USD per barel.

  • Iran menuntut, antara lain, pencabutan penuh sanksi, kelanjutan pengaruh regional, serta kontrol atas jalur transit melalui Selat Hormuz. Syarat-syarat ini dipandang sulit diterima oleh AS. Kesenjangan antara kedua pihak melemahkan peluang tercapainya kesepakatan jangka panjang. Meskipun gencatan senjata ini bisa jadi hanya jeda taktis, reaksi pasar tetap sangat tegas.

  • Bahkan dalam skenario gencatan senjata, lalu lintas melalui Selat Hormuz dapat tetap terbatas pada 10–15 kapal per hari. Hal ini mengindikasikan adanya hambatan dan masalah pasokan yang berkelanjutan. Iran juga dapat memberlakukan biaya dan kontrol atas transit. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan pasokan dapat tetap terbatas secara struktural.

  • Israel mengisyaratkan bahwa gencatan senjata tidak berlaku untuk operasinya di Lebanon. Otoritas tampak enggan sepenuhnya mengikuti proses de-eskalasi antara AS dan Iran.

  • Iran mengonfirmasi bahwa pembicaraan akan berlangsung di Islamabad pada 10 April. Pakistan bertindak sebagai mediator utama. Jadwal ini menunjukkan adanya jendela waktu yang sempit untuk mencapai kesepakatan. Hasil dari pembicaraan ini akan sangat krusial bagi arah konflik selanjutnya.

  • Wakil Ketua The Fed, Jefferson, menyoroti meningkatnya risiko inflasi di tengah melemahnya pasar tenaga kerja. Kenaikan harga minyak memperumit prospek kebijakan moneter. The Fed mengisyaratkan pendekatan yang sabar dan kemungkinan mempertahankan suku bunga.

  • Reserve Bank of New Zealand mempertahankan suku bunga di 2,25% namun memperingatkan peningkatan inflasi dan perlambatan pertumbuhan. Inflasi dapat mencapai sekitar 4,2% akibat kenaikan harga energi. Bank sentral tersebut tetap siap menaikkan suku bunga jika tekanan inflasi berlanjut.

  • Upah riil di Jepang meningkat pada laju tercepat dalam lima tahun, memperkuat alasan untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh BOJ.

  • Anthropic menunda peluncuran publik model AI canggih karena risiko keamanan siber. Model tersebut mampu mendeteksi kerentanan dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kini digunakan secara selektif untuk memperkuat sistem pertahanan.

8 April 2026, 02.00

Daily summary: Wall Street memangkas kerugian awal menunggu keputusan akhir Trump soal serangan Iran 🗽

8 April 2026, 00.50

Fed Goolsbee memperingatkan risiko stagflasi di AS 📊

7 April 2026, 23.07

NY Fed: Survei menunjukkan lonjakan inflasi di AS🗽

7 April 2026, 23.00

United Health Group - Keputusan Medicaid mendukung harga saham

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.