Baca selengkapnya
13.24 · 19 Mei 2026

Market Wrap: Pasar Masih Skeptis terhadap Trump dan Iran

  • Donald Trump mengumumkan melalui Truth Social bahwa serangan terhadap Iran yang sebelumnya direncanakan hari ini tidak akan dilakukan. Negosiasi untuk mencapai kesepakatan jangka panjang antara kedua pihak disebut akan tetap berlanjut.

 

  • Pengumuman tersebut dirilis sebelum penutupan pasar AS, namun Wall Street tetap gagal bergerak positif. S&P 500 ditutup turun 0,1%. Nasdaq Composite melemah 0,5%. Hal ini menunjukkan pasar masih sangat berhati-hati terhadap perkembangan geopolitik terbaru.

    • Mayoritas saham teknologi besar kembali ditutup melemah:
      • Intel (-0,6%),
      • NVIDIA (-1,3%),
      • Micron (-6%),
      • Tesla (-2,9%),
      • Apple (-0,8%).
  • Pasar tampaknya mulai skeptis terhadap berbagai pernyataan awal Trump setelah beberapa kali perkembangan geopolitik sebelumnya tidak benar-benar terealisasi sesuai narasi awal. Akibatnya, investor kini cenderung menunggu aksi nyata dibanding langsung merespons pernyataan politik. Kontrak futures S&P 500 juga masih bergerak turun sekitar 0,3%.

  • Sentimen di pasar Asia bergerak mixed, namun Korea Selatan kembali menjadi salah satu pasar dengan performa terburuk. Indeks KOSPI turun 2,6% dan kini telah terkoreksi sekitar 9% sejak pembukaan perdagangan Jumat lalu.

    Padahal sebelumnya KOSPI menjadi salah satu indeks terbaik dunia dengan kenaikan sekitar 74% sejak awal tahun, terutama didorong lonjakan ekspor semikonduktor ke AS yang sempat naik hampir 700% secara tahunan. Kini tekanan datang dari:

 

  • Melemahnya risk sentiment global
  • Koreksi saham chip
  • Kekhawatiran China tidak akan membeli chip Nvidia dan memilih mengembangkan teknologi domestik sendiri
  • Narasi tersebut pertama kali memicu tekanan di sektor chip sejak Jumat lalu.

 

  • Indeks Nikkei 225 Jepang juga turun 0,4%, meskipun data GDP Q1 Jepang sebenarnya tumbuh jauh lebih baik dari ekspektasi di level 2,1% secara tahunan. Pasar justru lebih fokus pada tingginya GDP deflator di level 3,4% yang kembali meningkatkan kekhawatiran inflasi di Jepang. Yen juga kembali melemah di tengah kekhawatiran tersebut

 

Fokus investor kini akan tertuju pada laporan keuangan perusahaan, termasuk:

  • Home Depot
  • Keysight Technologies

Laporan tersebut akan menjadi indikator tambahan terkait kondisi konsumen AS dan sektor teknologi global.

 

16 Mei 2026, 01.21

Daily summary: Pasar Global Tertekan usai Kunjungan Trump ke China

15 Mei 2026, 23.32

US OPEN: Saham AI Kena Aksi Profit Taking

15 Mei 2026, 19.06

Saham dan Logam Turun Saat KTT Trump-Xi Gagal Pecahkan Kebuntuan Iran 📉

14 Mei 2026, 19.05

Apa arti kunjungan Trump ke Beijing bagi pasar?

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.