Baca selengkapnya
13.02 · 28 April 2026

Market Wrap: Pasar Saham AS Melemah Tipis Jelang Earnings Big Tech

  • Indeks saham sedikit melemah setelah kenaikan rekor dalam beberapa hari terakhir, namun tetap berada dekat level tertinggi menjelang laporan earnings setelah penutupan pasar AS dari perusahaan teknologi besar: Microsoft, Alphabet, dan Meta Platforms. Investor menunggu laporan dari perusahaan megacap serta sinyal dari bank sentral terkait dampak ekonomi dari konflik Iran.
  • Pada pukul 20:00 hari ini, Federal Reserve akan mengumumkan keputusannya – bank sentral hampir pasti akan mempertahankan suku bunga, sementara pasar akan mencermati sikap Ketua The Fed Jerome Powell.
  • Kenaikan saham mulai melambat akibat kenaikan harga minyak, namun tren naik tetap terjaga: S&P 500 berada di jalur untuk mencatat penutupan bulanan terbaik sejak 2020. Hari ini, investor fokus pada hasil dari raksasa IT dengan valuasi gabungan melebihi $16 triliun, yang mencakup sekitar 25% kapitalisasi pasar indeks.
  • Trump telah mengadakan pertemuan tim keamanan nasional untuk membahas proposal Iran dalam menyelesaikan konflik. Iran mengusulkan solusi sementara berupa pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai imbalan atas pencabutan blokade maritim AS. Amerika Serikat sedang meninjau proposal terbaru tersebut, namun menekankan adanya “garis merah”, termasuk mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.
  • Selama sesi Asia, Bank of Japan mempertahankan suku bunga di 0,75%, sesuai ekspektasi pasar. Di Jepang, indeks Nikkei turun lebih dari 1,5% meskipun Topix naik 0,7%; indeks Hang Seng China juga turun lebih dari 1% dan kini melemah hampir 3% sejak awal tahun.

OIL (H1 interval)

Harga minyak naik di atas $103 per barel – level tertinggi dalam tiga minggu – menembus retracement Fibonacci 71,8% dari penurunan awal April. Ketidakpastian terkait konflik Timur Tengah dan potensi penutupan Selat Hormuz memberikan tekanan naik pada komoditas energi.

Sumber: xStation5

28 April 2026, 00.43

Pasar Hati-hati Jelang Earnings & Keputusan The Fed

27 April 2026, 17.17

Risiko Iran Kembali Dorong Volatilitas

27 April 2026, 12.41

Market Wrap: Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar, Volatilitas Naik

25 April 2026, 00.46

Harga Minyak Brent Tertahan, Fokus Negosiasi AS-Iran

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.