06.35 · 31 Juli 2026

Market Wrap: Reli AI Angkat Wall Street, Apple Tertinggal

📈 Pasar Saham: Wall Street dan Earnings Perusahaan

 

  • Sesi Wall Street berakhir dengan sentimen yang sangat positif, dengan rebound mencakup seluruh indeks utama Amerika Serikat. Dow Jones naik 1,2%, sementara indeks acuan S&P 500 menguat sekitar 1,7%. Nasdaq menjadi pemenang utama dan pemimpin pertumbuhan dengan kenaikan hampir 2,8%.
  • Indeks saham AS terutama didorong oleh perusahaan teknologi. Microsoft menjadi pusat perhatian setelah membukukan hasil yang sangat kuat sehari sebelumnya dan menutup sesi dengan kenaikan sekitar 15%. Micron naik 18%, AMD menguat 15%, sementara Sandisk melonjak sekitar 25%.
  • Setelah pasar ditutup, Amazon melaporkan hasil yang sangat kuat. Pendapatan perusahaan meningkat 20% secara tahunan menjadi US$200,6 miliar. Sorotan utama laporan Amazon berasal dari segmen AWS, dengan pendapatan tumbuh 37% secara tahunan menjadi US$42,2 miliar. Angka tersebut menjadi laju pertumbuhan AWS tercepat dalam 18 kuartal. Ekspansi bisnis cloud yang kuat menunjukkan bahwa investasi besar Amazon dalam infrastruktur dan kecerdasan buatan mulai memberikan hasil yang semakin jelas. Namun, tingginya belanja modal tetap menjadi topik penting bagi pasar. Amazon melaporkan EPS sebesar US$5,75, meskipun angka tersebut banyak didukung keuntungan satu kali yang berkaitan dengan investasinya di Anthropic. Amazon juga mengumumkan kenaikan belanja modal lebih lanjut. Langkah tersebut menegaskan besarnya ambisi perusahaan dalam mengembangkan infrastruktur AI dan layanan cloud.
  • Setelah sesi berakhir, Apple juga merilis laporan keuangan dengan hasil yang solid dan pada beberapa bagian bahkan sangat kuat. Pendapatan Apple naik 16% secara tahunan menjadi US$109,4 miliar, sementara EPS mencapai US$2,02. Penjualan iPhone sangat kuat dan tumbuh lebih dari 20% secara tahunan. Segmen Services juga kembali mencatatkan rekor pendapatan untuk kuartal Juni. Meskipun hasilnya jelas melampaui ekspektasi, pasar tidak menemukan faktor kejutan besar dalam laporan tersebut. Investor menyoroti hasil Services yang lebih rendah dari perkiraan dan gambaran penjualan China yang beragam. Akibatnya, hasil yang kuat belum cukup untuk mempertahankan optimisme sebelumnya dan saham Apple berada di bawah tekanan dalam perdagangan lanjutan.

 

🌏 Pasar Asia

 

  • Rebound setelah penurunan terbaru juga terlihat di pasar Asia.
  • Investor merespons aksi jual sebelumnya pada saham teknologi dan menyambut positif laporan kuat dari perusahaan besar AS yang berkaitan dengan kecerdasan buatan.
  • KOSPI Korea Selatan menjadi salah satu indeks yang paling menonjol dengan kenaikan sekitar 1,7%.
  • Penguatan tersebut didorong rebound tajam pada sektor semikonduktor, termasuk saham Samsung Electronics dan SK Hynix.
  • Nikkei 225 Jepang mencatatkan reli kuat dengan kenaikan lebih dari 5%.
  • Pergerakan tersebut didukung membaiknya sentimen terhadap sektor teknologi serta kenaikan saham semikonduktor dan perusahaan terkait AI.
  • Investor terutama berfokus pada sinyal bahwa belanja besar perusahaan AS untuk infrastruktur AI mulai diterjemahkan menjadi hasil yang nyata.
  • Perkembangan tersebut kembali meningkatkan minat terhadap aset berisiko di kawasan Asia.

 

🏛️ Makroekonomi dan Bank Sentral

 

  • Rebound kuat Wall Street tidak diikuti oleh data makroekonomi yang sama kuatnya. Pertumbuhan GDP AS kuartal II tercatat sebesar 1,5%, jauh di bawah ekspektasi 2,1%. Namun, rincian laporan menunjukkan bahwa kondisi konsumen Amerika Serikat masih relatif solid. Inflasi PCE berada sesuai proyeksi di 3,4%. Jumlah klaim pengangguran awal AS turun menjadi 197.000. Angka tersebut mengonfirmasi ketahanan pasar tenaga kerja. Data tersebut belum memberikan arah yang jelas bagi pasar. Pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah sebagian diimbangi oleh inflasi yang stabil dan data tenaga kerja yang kuat.
  • Bank of Japan mempertahankan suku bunga tanpa perubahan sesuai ekspektasi melalui hasil voting 8–1. Tidak adanya perubahan kebijakan moneter bukanlah kejutan bagi pasar. Karena itu, perhatian investor terutama tertuju pada komunikasi bank sentral dan outlook kenaikan suku bunga berikutnya. Data awal menunjukkan produksi industri Jepang meningkat 1,3% secara bulanan pada Juni. Angka tersebut jelas melampaui ekspektasi sebesar 0,7%. Kenaikan ini menunjukkan membaiknya aktivitas sektor industri dan memberikan sinyal positif bagi ekonomi Jepang. Inflasi inti Tokyo yang mengecualikan makanan segar tercatat sebesar 1,9% secara tahunan.
  • Angka tersebut lebih tinggi dari proyeksi 1,7%. Data inflasi Tokyo yang lebih tinggi dari ekspektasi dapat meningkatkan tekanan terhadap Bank of Japan. Namun, data tersebut kemungkinan belum cukup untuk menjadi alasan bagi pengetatan moneter yang cepat.
  • PMI manufaktur China turun menjadi 49,2 pada Juli. Angka tersebut berada di bawah ekspektasi 50,0 dan menunjukkan bahwa sektor manufaktur masih mengalami kontraksi. Data tersebut juga mencerminkan lemahnya permintaan domestik dan ketidakpastian terhadap prospek ekonomi China.

🥇 Komoditas

 

  • Kondisi pasar logam mulia terlihat sedikit lebih lemah, dengan harga masih berada di bawah tekanan.
  • Emas turun sekitar 0,5% dan diperdagangkan di bawah US$4.100 per ons.
  • Perak juga mencatatkan penurunan moderat sekitar 0,7%.
30 Juli 2026, 22.20

iPhone Kuat, Kenapa Saham Apple Turun?

30 Juli 2026, 21.48

AWS Melaju, CapEx AI Amazon Mulai Terbayar

30 Juli 2026, 19.13

Daily Summary: Reli AI Hidup Lagi, Nasdaq Melonjak 3,4%

30 Juli 2026, 17.16

Microsoft Hidupkan Lagi Reli Saham AI

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.