Baca selengkapnya
12.55 · 17 April 2026

Market Wrap: Saham AS Stabil, Netflix Turun 9%

  • Dalam beberapa hari terakhir, pasar mengalami kelegaan signifikan. Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon telah menyepakati gencatan senjata selama 10 hari, yang juga dikonfirmasi oleh perdana menteri Israel. Namun, para ahli Timur Tengah menekankan bahwa kesepakatan ini masih sangat rapuh, dengan sejumlah isu utama yang belum terselesaikan.
  • Donald Trump juga memperingatkan bahwa akan “baik bagi Hezbollah jika mereka bertindak dengan benar,” sekaligus menambahkan bahwa pertemuan baru dengan Iran dapat terjadi secepat akhir pekan ini. Ia juga menyatakan bahwa “perang di Teluk seharusnya segera berakhir.”
  • Sebagai hasil dari perkembangan geopolitik ini dan meredanya sebagian ketegangan di Timur Tengah, saham AS tetap berada dekat level rekor setelah rebound kuat, didukung oleh kinerja perusahaan yang solid dan meningkatnya optimisme investor terhadap potensi berakhirnya konflik.
  • Sementara itu, pejabat dari negara Teluk dan Eropa memperkirakan bahwa AS mungkin membutuhkan hingga enam bulan untuk mencapai kesepakatan dengan Iran. Selain itu, negara-negara G7 memperingatkan risiko ekonomi akibat perang, termasuk potensi tekanan inflasi dan gangguan rantai pasok.
  • Di pasar komoditas, minyak Brent kembali turun di bawah $100 per barel.
  • Kemarin, data pasar tenaga kerja AS juga dirilis dan menunjukkan hasil lebih baik dari ekspektasi. Klaim pengangguran awal berada di 207.000 dibanding perkiraan pasar 215.000, menegaskan kondisi pasar tenaga kerja AS yang relatif kuat. Selain itu, indeks bisnis Philadelphia Fed untuk April juga mengejutkan positif, naik ke +26,7 dibanding ekspektasi +10,0, yang menunjukkan percepatan aktivitas industri dan membaiknya sentimen bisnis.
  • Di Asia, sesi perdagangan didominasi sentimen negatif. Indeks Nikkei 225 Jepang turun sekitar 1%, Kospi Korea Selatan turun 0,5%, dan Hang Seng China melemah 1,3%. Indeks Australia relatif lebih stabil dengan penurunan hanya 0,2%.
  • Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda menolak memberikan komentar terkait penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga pada April.
  • Di pasar valuta asing, yen Jepang terus melemah terhadap mata uang utama, dengan USD/JPY kembali menguji level 160.
  • People’s Bank of China (PBoC) menetapkan kurs referensi USD/CNY hari ini di 6,8622, dibanding ekspektasi 6,8206. China terus mengisyaratkan kebijakan moneter longgar serta peningkatan belanja fiskal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global. Otoritas fokus pada peningkatan konsumsi dan investasi di teknologi baru serta keamanan energi untuk memperkuat pertumbuhan jangka panjang.
  • Pada logam mulia, terlihat kenaikan moderat. Emas naik sekitar 0,2% dan menembus $4.800, sementara perak naik sekitar 0,5% mendekati level $79.
  • Berbeda dengan itu, pasar kripto masih berada di bawah tekanan. Bitcoin turun di bawah $75.000, sementara Ethereum melemah sekitar 1,5% ke kisaran $2.320.
  • Saham Netflix turun lebih dari 9% meskipun mencatat hasil kuartal pertama yang solid dan melampaui ekspektasi pasar dari sisi pendapatan dan laba. Namun, investor kecewa terutama oleh guidance ke depan yang lebih lemah, termasuk proyeksi laba, pendapatan, dan margin untuk kuartal kedua. Selain itu, sebagian kinerja kuat didorong oleh faktor satu kali, yang menimbulkan kekhawatiran terkait keberlanjutan pertumbuhan dan menekan sentimen pasar.
  •  
17 April 2026, 12.28

Lumen × AWS: Peluang Cloud vs Risiko Lama

17 April 2026, 10.34

Netflix Turun 9% Usai Earnings Q1

17 April 2026, 00.32

BREAKING: Potensi Kesepakatan AS-Iran 6 Bulan, Harga Minyak Naik

16 April 2026, 21.30

S&P 500 di rekor tertinggi 📈 Charles Schwab turun 4,5% meski laporan earnings kuat

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.