- Saham Asia menguat dengan dukungan dari sektor semikonduktor. Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,3%, Kospi Korea Selatan menguat hampir 2,54%, sementara SK Hynix dan Samsung Electronics menjadi beberapa saham dengan performa terbaik. Futures Nasdaq 100 naik sekitar 0,2%.
- Futures minyak Brent (OIL) naik hampir 1% dan diperdagangkan di atas US$98 per barel. Pasar menunggu detail kesepakatan antara Iran dan Oman terkait pelayaran melalui Selat Hormuz, sementara pembelian minyak mentah yang kuat dari China memberikan dukungan tambahan terhadap harga.
- Dolar AS tetap berada di bawah tekanan moderat, dengan indeks dolar turun sekitar 0,1% dan yield Treasury tenor 10 tahun turun 1 basis poin menjadi 4,77%. Pelemahan dolar mendukung harga emas yang naik 0,5% ke sekitar US$4.440 per ons, sementara perak menguat 0,8%.
- Tembaga kembali mencetak rekor tertinggi untuk sesi kedua berturut-turut dengan naik ke US$14.617 per ton. Harga didukung oleh kekhawatiran mengenai pasokan jangka pendek yang semakin ketat dan kemungkinan penerapan tarif AS terhadap tembaga olahan.
- Yen terus menguat dan mendorong USDJPY ke level terendah sejak Februari, seiring pasar meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan pada pertemuan 18 September.
- Rally yen yang awalnya didukung oleh langkah dan komunikasi dari otoritas Jepang serta AS kini semakin ditopang oleh faktor fundamental. Pertumbuhan PDB Jepang yang direvisi lebih tinggi dari estimasi sebelumnya dan pertumbuhan upah tercepat dalam hampir tiga dekade memperkuat argumen untuk melanjutkan normalisasi kebijakan moneter.
- Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama kembali menegaskan kesiapan pemerintah untuk merespons volatilitas berlebihan di pasar valuta asing dan menjanjikan langkah lanjutan untuk menjaga kondisi pasar yang tertib.
- Kalender makroekonomi hari ini relatif sepi baik di Eropa maupun AS. NFIB Small Business Optimism Index AS akan dirilis pukul 11.00 GMT. Fokus utama pasar pekan ini tertuju pada laporan CPI AS pada Jumat.
- Menjelang akhir pekan, investor juga akan menganalisis laporan keuangan Oracle dan Adobe pada Kamis untuk mencari petunjuk tambahan mengenai kekuatan belanja infrastruktur AI dan dampak boom investasi terhadap sektor software.
Harga Minyak Dekati US$100, Risiko Geopolitik Makin Tinggi
Daily Summary: Pasar Sepi, Minyak Dekati US$98
Wall Street Libur dan Nasdaq Bertahan
Jepang Bisa Jadi Masalah Baru untuk US Treasury
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.