14.14 · 27 Maret 2026

Market Wrap: Trump umumkan “Pause”. Ultimatum 10 hari lagi!

  • Sesi perdagangan kemarin di Wall Street ditutup dengan aksi jual yang kuat, di mana indeks utama AS mencatat salah satu hari terburuk sejak awal konflik Timur Tengah. S&P 500 turun lebih dari 1,7%, Dow Jones melemah 1%, sementara Nasdaq ditutup turun 2,4%.

  • Setelah penutupan sesi AS, Presiden Donald Trump mengumumkan jeda dalam serangan yang direncanakan terhadap infrastruktur energi Iran. Jeda ini akan berlangsung selama 10 hari, berakhir pada 6 April pukul 20:00 waktu Eastern.

  • Presiden Trump menyatakan bahwa pembicaraan dengan Tehran berjalan sangat baik, dan jendela diplomatik yang diperluas ini bisa menghasilkan outcome yang telah lama ditunggu untuk meredakan ketegangan di Teluk Persia.

  • Meski demikian, bentuk tekanan tambahan terhadap Iran tetap muncul. Pentagon sedang mempertimbangkan untuk menempatkan 10.000 tentara meski jeda serangan telah diumumkan.

  • Meskipun ada “pause” yang diumumkan dalam tindakan AS, harga minyak tetap sedikit di atas level $100 per barel. Perlu ditekankan bahwa meski serangan udara terhadap fasilitas energi Iran dihentikan sementara, konflik masih belum terselesaikan, dengan laporan serangan rudal balasan yang terus berlangsung.

  • Sesi Asia menunjukkan hasil yang campuran. Penurunan moderat tercatat di Jepang, Korea, dan Australia, sementara indeks China relatif lebih baik.

  • Di pasar Forex, Menteri Keuangan Jepang Katayama mengambil sikap tegas, memperingatkan bahwa otoritas memantau pasar secara ketat dan siap bertindak. Ia juga mengumumkan panggilan menteri keuangan G7 dan menekankan kemungkinan “langkah tegas,” yang biasanya terkait dengan risiko intervensi.

  • Bank Rakyat China (PBOC) menetapkan kurs acuan USD/CNY hari ini pada 6,9141, dibandingkan ekspektasi pasar 6,9083.

  • Topan Narelle melanda Australia, mengganggu pasokan LNG dari negara tersebut.

  • Di pasar logam mulia, terlihat rebound setelah penurunan tajam sebelumnya. Emas naik sekitar 2%, menguji level $4.500, sementara perak naik sekitar 3%, menembus level $70.

26 Mei 2026, 21.13

Harga Emas Turun, Dolar dan Minyak Menguat

26 Mei 2026, 16.50

Harga Minyak Rebound di Tengah Serangan AS ke Iran

26 Mei 2026, 13.39

Kalender Ekonomi: Pasar Fokus ke Risiko Geopolitik

26 Mei 2026, 13.16

Market Wrap: Minyak Rebound Saat Risiko Timur Tengah Naik

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.