13.53 · 28 Agustus 2026

Market Wrap: Wall Street Flat Jelang Pidato Warsh di Jackson Hole

📊 Indeks dan Perusahaan

  • Futures indeks utama AS melambat signifikan dan bergerak datar (US100: -0,05%; US500: +0,02%) setelah volatilitas yang dipicu earnings Nvidia (+8,5% kemarin) mulai mereda. Stagnasi masih mendominasi sesi untuk saat ini, dengan investor menahan posisi menjelang simposium Jackson Hole The Fed, di mana perhatian akan tertuju pada komentar Kevin Warsh.
  • Sentimen di Asia bergerak mixed dan volume perdagangan relatif rendah karena investor menunggu pidato Warsh hari ini. Korea Selatan mencatat performa terlemah di kawasan (KOSPI: -1,3%) akibat memudarnya antusiasme terhadap sektor teknologi setelah earnings Nvidia (SK Hynix: -1,5%, Samsung: -2,5%). Jepang mengungguli kawasan (Nikkei 225: +0,6%), sementara pasar China (Hang Seng dan HSCEI: +0,4%) serta Australia (S&P/ASX: +0,5%) juga bergerak sedikit di zona hijau.

🌍 Ekonomi dan Geopolitik

  • Inflasi CPI Tokyo secara tidak terduga meningkat menjadi 1,8% YoY pada Agustus, dibandingkan konsensus dan angka sebelumnya sebesar 1,7%. Sementara itu, indeks core-core, yang mengecualikan makanan segar dan energi, naik menjadi 2,0%. Data tersebut mencerminkan perlambatan kenaikan harga pangan, tetapi juga menunjukkan transmisi biaya energi yang lebih luas ke perekonomian serta tekanan dari pelemahan yen. Tingkat pengangguran juga turun dari 2,5% menjadi 2,4%. Pasar sedikit meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ pada September, sejalan dengan komentar hawkish terbaru dari pejabat bank sentral.
  • Survei Reuters menunjukkan bahwa 27 dari 31 ekonom memperkirakan Selandia Baru akan kembali menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya secara berturut-turut pada September, menjadi 2,75%.
  • Komandan United States Central Command melaporkan bahwa jalur transit internasional yang diakui di Selat Hormuz telah dibersihkan dari ranjau laut Iran.

💱 Komoditas

  • Logam mulia mengembalikan sebagian besar kenaikan kemarin. Emas turun 0,5% ke US$4.580 per ounce, sementara perak melemah 0,6% ke US$68,80 per ounce.
  • Futures minyak Brent terkoreksi tipis 0,5% ke US$88,10 per barel. 
17 September 2026, 19.57

Wall Street Rebound Saat Minyak dan Yield Turun

17 September 2026, 14.46

Emas Rebound, Fokus Beralih ke Hike Berikutnya

17 September 2026, 12.49

Market Wrap: Wall Street Rebound, Yield Treasury Mulai Turun

17 September 2026, 02.19

Daily Summary - The Fed Naikkan Bunga, Wall Street Tertekan

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.