Investor terkenal Michael Burry kembali melanjutkan kritiknya terhadap sektor teknologi. Dalam Substack barunya berjudul “Cassandra Unchained”, ia menyebut Tesla (TSLA.US) sebagai saham yang dinilai terlalu tinggi secara absurd, menambahkannya ke daftar “gelembung spekulatif” bersama Nvidia dan Palantir. Burry menutup hedge fund miliknya, Scion Asset Management, pada November dan meluncurkan newsletter berbayar seharga £39 per bulan. Ia menjelaskan bahwa mengelola dana membatasinya secara regulasi sehingga tidak bisa berkomunikasi bebas. Lebih dari 35.000 orang telah berlangganan newsletter tersebut, di mana ia berencana menulis satu hingga dua publikasi per minggu.
Burry menyoroti dilusi nilai tahunan bagi pemegang saham Tesla sekitar 3.6% tanpa adanya buyback, akibat paket kompensasi karyawan yang berbasis penerbitan saham. Sebagai perbandingan, Amazon mengalami dilusi 1.3% dan Palantir 4.6%. Apa yang ia sebut sebagai “tragic algebra” adalah erosi nilai yang terus-menerus bagi pemegang saham lama — matematika yang diabaikan pasar karena kompensasi berbasis saham dianggap sebagai biaya non-tunai.
Selain itu, para pemegang saham telah menyetujui paket kompensasi Elon Musk senilai hingga satu miliar dolar pada akhir Oktober–awal November. Paket ini dapat diberikan selama satu dekade jika Tesla mencapai target agresif, termasuk kapitalisasi pasar 8.5 triliun dolar. Burry melihat ini sebagai sinyal akan adanya penerbitan saham tambahan di masa depan — Tesla saat ini diperdagangkan pada rasio price-to-earnings hampir 300 kali laba. Bagi pemegang saham eksisting, ini berarti “potongan kue” yang semakin kecil pada harga yang sama.
Burry menyindir bahwa investor bersemangat pada mobil listrik hingga muncul kompetitor; kemudian pada sistem autonomous hingga muncul kompetitor; dan kini pada robot hingga muncul kompetitor. Ketika pertumbuhan Tesla melambat, narasi bergeser ke Cybercab dan robot Optimus. Setiap kali bisnis terlihat melemah, cerita selalu berpindah ke frontier berikutnya.
Rasio forward P/E Tesla untuk 12 bulan ke depan saat ini berada di dekat level tertingginya dalam lima tahun.
Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
Sumber: Koyfin
Saham TSLA mempertahankan tren naik jangka panjang setelah kembali menembus EMA 50 hari (kurva biru pada grafik) pekan lalu.
Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
Sumber: xStation
Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagaian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
Daily summary: Data Lemah AS Tekan Wall Street, Logam Turun Lagi
Datadog Cetak Rekor Q4, Prospek 2026 Solid
US Open: Wall Street Naik Meski Data Lemah
Coca-Cola Earnings: Mampukah CEO Baru Hadapi Tekanan?