14.36 · 27 Juli 2026

Micron Lebih Menarik di Tengah Euforia DRAM

Produsen memori DRAM asal China melakukan debut di Bursa Efek Shanghai dan langsung mendominasi perdagangan. Harga saham perusahaan tersebut melonjak lebih dari 400% hanya dalam satu sesi dan dalam satu hari menjadikannya perusahaan publik terbesar di China, menggantikan posisi konglomerasi Tencent.

Perkembangan ini kembali menyoroti ketatnya persaingan pasar DRAM global. Namun, perbandingan valuasi menunjukkan bahwa Micron saat ini menawarkan profil yang lebih rasional, terutama karena perusahaan telah memiliki posisi kuat dalam segmen High-Bandwidth Memory atau HBM.

 

Sumber: Bloomberg Finance 

Optimisme atau Mania?

Tidak dapat dimungkiri bahwa produsen DRAM baru tersebut merupakan perusahaan dengan prospek menjanjikan. Saat melakukan debut di pasar publik, perusahaan telah menguasai sekitar 8% dari total pasar DRAM dan mengoperasikan kapasitas produksinya pada tingkat utilisasi sekitar 96%.

Argumen bullish terhadap perusahaan tersebut memiliki dua sisi.

  • Pertama, perusahaan dapat memanfaatkan dukungan pemerintah dan skala ekonomi untuk terus mengambil pangsa pasar dari para pemimpin industri yang sudah ada.

  • Kedua, pasar China memiliki permintaan yang besar dan terus bertumbuh, serta berpotensi semakin terlindungi dari persaingan asing. Kondisi ini dapat memungkinkan produsen domestik memperoleh manfaat penuh dari pertumbuhan dalam negeri dan laba yang menyertainya.
  • Observasi tersebut masuk akal dan tetap penting untuk diperhatikan. Namun, valuasi yang terbentuk berdasarkan potensi dari skenario tersebut terlihat jauh lebih sulit untuk dibenarkan.
  • Harga IPO perusahaan berada di sekitar RMB8,66 atau sekitar $1,30 per saham. Pada harga tersebut, berdasarkan median proyeksi hingga akhir 2026, valuasinya masih tergolong rendah.

    • Rasio P/E berada di sekitar 5,4 kali, sedangkan rasio P/S sekitar 1,7 kali.
    • EV/EBITDA berada di sekitar 3,7 kali, sementara free cash flow yield atau imbal hasil arus kas bebas mencapai sekitar 7,8%.

Namun, setelah harga saham naik menjadi sekitar RMB49 atau sekitar $7 per saham, profil valuasinya berubah secara drastis.

  • Berdasarkan median proyeksi hingga akhir 2026, rasio P/E meningkat menjadi lebih dari 30 kali, sedangkan rasio P/S mendekati 10 kali.
  • EV/EBITDA naik menjadi sekitar 18 kali, sementara free cash flow yield turun menjadi hanya sekitar 1,5%.

Sebagai perbandingan, Micron sebagai salah satu pemimpin pasar diperdagangkan dengan rasio P/E sekitar 20 kali, EV/EBITDA sekitar 10 kali, dan free cash flow yield lebih dari 5%.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa valuasi Micron saat ini lebih rendah meskipun perusahaan memiliki posisi teknologi dan pasar yang lebih matang.

Micron juga tidak hanya bergantung pada DRAM konvensional. Perusahaan telah memperluas eksposurnya terhadap HBM yang sangat dibutuhkan untuk GPU, pusat data, dan infrastruktur kecerdasan buatan.

Sementara itu, produsen DRAM baru tersebut masih berfokus pada DRAM konvensional dan belum menjadi pemain utama dalam pasar HBM yang memiliki pertumbuhan dan margin lebih tinggi.

Namun, pasar saat ini menilainya bukan sekadar sebagai pemain penting dalam segmen DRAM konvensional.

Valuasi tersebut seolah-olah telah memperhitungkan skenario bahwa perusahaan akan menjadi pemimpin dominan dalam industri HBM yang bahkan belum berhasil dimasukinya secara signifikan.

Ekspektasi ini menjadi semakin agresif karena industri memori telah melakukan investasi besar untuk meningkatkan kapasitas pasokan.

Secara historis, industri DRAM juga sangat siklikal dan sering mengalami periode kelebihan produksi.

Tambahan kapasitas yang terlalu cepat dapat menekan harga jual memori dan mengurangi profitabilitas seluruh pemain industri.

Dalam kondisi tersebut, posisi Micron di pasar HBM memberikan perlindungan yang lebih kuat dibandingkan perusahaan yang masih bergantung pada DRAM konvensional.

Apa yang Tercermin dari Valuasi Saat Ini?

Harga sekitar RMB49 mencerminkan asumsi bahwa perusahaan dapat mempertahankan tingkat pertumbuhan yang tercantum dalam proyeksi 2026.

Proyeksi tersebut mencakup pertumbuhan pendapatan sekitar 330% hingga 400% serta pertumbuhan laba antara 4.700% hingga 6.000%.

Skenario seperti ini memang bukan sesuatu yang sepenuhnya mustahil.

Namun, kemungkinan untuk mempertahankan tingkat pertumbuhan setinggi itu tetap sangat kecil, terutama dalam industri semikonduktor yang sangat siklikal dan padat modal.

Sebaliknya, valuasi Micron saat ini tidak membutuhkan skenario pertumbuhan yang sama ekstremnya.

Dengan P/E sekitar 20 kali, EV/EBITDA sekitar 10 kali, dan free cash flow yield di atas 5%, valuasi Micron masih lebih dekat dengan fundamental operasional yang telah terbukti.

Micron juga memiliki keunggulan tambahan melalui eksposur terhadap HBM, hubungan dengan pelanggan pusat data, dan kemampuan memenuhi kebutuhan memori untuk akselerator AI.

Hal tersebut membuat tesis investasi Micron tidak hanya bergantung pada ekspansi pasar DRAM konvensional.

Bagi investor, persaingan yang semakin ketat tetap menjadi risiko penting.

Peningkatan kapasitas produksi di China dapat menekan harga DRAM konvensional dan meningkatkan persaingan untuk mendapatkan pelanggan perangkat konsumen maupun server mainstream.

Namun, perbandingan valuasi menunjukkan bahwa pasar saat ini memberikan premi yang sangat besar kepada pemain baru, sementara Micron masih diperdagangkan pada valuasi lebih rendah dengan posisi teknologi yang lebih kuat.

Dalam situasi seperti ini, Micron dapat terlihat lebih menarik bagi investor yang ingin memperoleh eksposur terhadap pertumbuhan industri memori tanpa harus membayar valuasi yang didasarkan pada asumsi pertumbuhan ekstrem.

11 Agustus 2026, 18.33

Daily Summary - CPI Jadi Fokus saat Minyak dan Yield Tetap Tinggi

4 Agustus 2026, 19.04

Daily Summary: Nasdaq Naik 3%, AMD Hadapi Ujian Besar

4 Agustus 2026, 14.19

Palantir Naik 15%, tapi Valuasinya Ekstrem

29 Juli 2026, 20.45

Daily Summary: The Fed Redakan Panik, Minyak Justru Melonjak

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.