Micron telah menyetujui tambahan US$33 miliar untuk program share repurchase atau buyback saham.
Jika digabungkan dengan sisa dana dari otorisasi sebelumnya yang belum digunakan, total program tersebut mencapai sekitar US$35,16 miliar.
Program buyback dijadwalkan mulai pada 9 Desember 2026.
Micron saat ini mendapat manfaat dari meningkatnya demand terhadap memory yang digunakan di data center dan sistem AI.
Salah satu segmen yang paling penting adalah high-bandwidth memory (HBM), yang menjadi komponen utama dalam advanced AI accelerator.
Produksi chip tersebut membutuhkan investasi yang besar, tetapi demand yang kuat memberikan keuntungan bagi produsen yang mampu meningkatkan kapasitas supply.
Share buyback memungkinkan Micron mengembalikan sebagian kas kepada pemegang saham. Jika perusahaan membeli kembali dan membatalkan saham tersebut, jumlah saham beredar akan turun.
Dengan asumsi earnings tidak berubah, jumlah saham yang lebih sedikit dapat meningkatkan earnings per share atau EPS.
Namun, masih belum jelas seberapa cepat Micron akan menjalankan program tersebut dan berapa besar dari total otorisasi yang benar-benar akan digunakan.
Micron juga harus menentukan bagaimana membagi capital allocation antara share buyback dan investasi produksi.
Demand terhadap AI memory terus tumbuh, tetapi ekspansi kapasitas manufaktur membutuhkan biaya yang sangat besar.
Di sisi lain, pasar memory dikenal memiliki siklus harga yang tajam.
Ketika pertumbuhan supply mulai melampaui demand, profitabilitas produsen dapat memburuk dengan cepat.
Karena itu, indikator utama yang perlu dipantau adalah free cash flow Micron setelah capital expenditure.
Metrik ini akan menunjukkan seberapa besar kas yang secara realistis dapat dialokasikan perusahaan untuk buyback tanpa mengganggu rencana pertumbuhan.
Otorisasi sebesar US$35,16 miliar sendiri belum menunjukkan berapa banyak dana yang benar-benar akan kembali kepada pemegang saham atau apakah buyback tersebut akan menciptakan nilai pada harga saham yang dibayar Micron.

Sumber: XTB Research
Daily Summary: Wall Street Mixed, Earnings Bank Jadi Fokus
UnitedHealth Beat Ekspektasi, Saham Naik 3%
Yield 5% Harusnya Untungkan Bank, Kenapa Saham Turun?
Daily Summary: US100 Tertekan Jelang CPI dan Earnings
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.