22.52 · 12 Juni 2026

Minyak Anjlok, Pasar Makin Yakin Damai AS-Iran

Harga minyak mengalami tekanan besar pada perdagangan hari ini dan turun hampir 2,5% ke level sedikit di bawah US$88 per barel. Minyak Brent kini berada di jalur untuk mencatat penutupan pertama di bawah US$88 per barel sejak minggu pertama konflik berlangsung. Penurunan ini terjadi karena investor semakin memperhitungkan kemungkinan meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Berbagai laporan media terbaru menunjukkan bahwa proses negosiasi diplomatik terus mengalami kemajuan. Pelaku pasar mulai bertaruh pada berkurangnya risiko geopolitik dan normalisasi lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. Meski demikian, rincian kesepakatan potensial tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak-pihak terkait.

Dua Skenario Utama untuk Harga Minyak

  • Skenario Pertama: Konflik Berlanjut. Apabila ketegangan geopolitik tetap berlangsung, risiko gangguan pasokan dari Timur Tengah masih dapat mempertahankan premi geopolitik dalam harga minyak. Dalam kondisi seperti ini, tekanan turun kemungkinan akan tetap terbatas.
  • Skenario Kedua: Kesepakatan Berhasil Dicapai. Sebaliknya, apabila negosiasi dengan Iran berhasil dan aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz kembali normal, pasar akan semakin sulit mempertahankan ekspektasi harga minyak di atas US$100 per barel. Dalam skenario tersebut, harga minyak dapat menghadapi tekanan yang lebih besar dan berpotensi kembali menguji level sebelum konflik dimulai. Target tersebut berada di sekitar US$74 per barel. Dari level saat ini, pergerakan tersebut akan mencerminkan penurunan sekitar 17%.

Risiko Pembalikan Tren Semakin Meningkat

Meskipun berakhirnya tren naik yang kuat pada harga minyak belum dapat dipastikan sepenuhnya, probabilitas terjadinya pembalikan tren yang lebih besar kini berada pada level tertinggi sejak konflik dimulai pada akhir Februari dan awal Maret. Perubahan sentimen pasar terhadap risiko geopolitik menjadi faktor utama yang mendorong perubahan prospek tersebut. Apabila optimisme terhadap kesepakatan AS-Iran terus meningkat, pasar minyak dapat memasuki fase normalisasi harga yang lebih dalam dalam beberapa minggu mendatang.

 

 

12 Juni 2026, 14.54

Minyak Anjlok, Pasar Mulai Percaya Kesepakatan AS-Iran

12 Juni 2026, 13.24

Market Wrap: Pasar Global Melonjak Usai Sinyal Damai AS-Iran

12 Juni 2026, 01.11

Daily summary: Wall Street Rebound, SpaceX dan AI Jadi Sorotan

11 Juni 2026, 16.26

Emas Terpuruk ke Level Terendah Sejak November 2025

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.