Trump menolak respons Iran terhadap proposal perdamaian dan menyebutnya sebagai “TOTALLY UNACCEPTABLE” dalam unggahan di Truth Social, yang memicu aksi jual luas di pasar keuangan.
Harga minyak membuka pekan dengan lonjakan signifikan akibat kebuntuan diplomatik antara AS dan Iran, sementara dolar AS menguat dan menekan harga emas serta logam mulia lainnya.
Di tengah perubahan sentimen pasar tersebut, momentum kenaikan indeks saham utama juga mulai melemah.
Pertanyaan utama pasar saat ini adalah: “Apa langkah berikutnya?” Investor kembali akan memusatkan perhatian pada perkembangan geopolitik, karena faktor ini kemungkinan besar tetap menjadi pendorong utama volatilitas pasar dalam jangka pendek. Selain itu, terdapat beberapa faktor penting lain yang juga perlu diperhatikan:
-
Risiko Utama Tetap Konflik AS–Iran
Setiap tanda eskalasi tambahan — misalnya konfirmasi aksi militer terhadap fasilitas nuklir Iran — dapat mendorong lonjakan harga minyak dan melemahkan pasar saham global. Pada hari Selasa, 40 menteri pertahanan akan mengadakan pertemuan terkait Selat Hormuz, sehingga pasar akan mencermati setiap pernyataan yang muncul dari pertemuan tersebut.
-
Data Inflasi AS dan Retail Sales Jadi Fokus The Fed
Data CPI AS dan retail sales pekan ini akan sangat menentukan narasi pasar terhadap arah kebijakan Federal Reserve.
PIMCO bahkan mulai memberi sinyal bahwa peluang pemangkasan suku bunga kini hampir tertutup.
Jika inflasi tetap tinggi, ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter ketat berpotensi semakin menguat.
-
Pertemuan Trump–Xi Bisa Jadi Penentu Pasar
Pertemuan Trump–Xi yang dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Mei berpotensi menjadi game changer untuk isu perdagangan global, sanksi, dan situasi Iran.
Pasar kemungkinan akan mulai melakukan positioning lebih awal menjelang pertemuan tersebut.
-
Pasar Eropa Diperkirakan Dibuka Melemah:
Pasar Eropa diperkirakan dibuka dalam tekanan akibat kombinasi beberapa faktor negatif, termasuk:
Harga energi yang lebih tinggi
Sentimen global yang melemah
Ketegangan geopolitik yang meningkatKondisi ini menjadi latar negatif bagi indeks DAX, CAC, dan Euro Stoxx 50.

Sumber: XTB Research, Bloomberg Financial Lp

Sumber: XTB Research, Bloomberg Financial Lp
Cloudflare PHK Besar Setelah Rekor Pendapatan
Market Wrap: Trump Tolak Proposal Iran, Minyak Melonjak
Wall Street Menguat Meski Konflik Iran Memanas
Microsoft Tertekan Usai TCI Pangkas Posisi Besar
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.