Dell Technologies (DELL.US) melaporkan hasil kuartal I fiskal 2027 yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penerima manfaat terbesar dari ledakan kecerdasan buatan (AI). Produsen server, infrastruktur data center, dan komputer pribadi tersebut membukukan pendapatan rekor, lonjakan laba yang sangat kuat, serta menaikkan proyeksi kinerja tahunan secara signifikan.
Bisnis server AI Dell tetap menjadi mesin pertumbuhan utama perusahaan, dengan manajemen kini memperkirakan pendapatan tahunan dari server AI mencapai sekitar USD 60 miliar. Hasil ini juga menunjukkan permintaan yang tetap kuat untuk infrastruktur TI tradisional, solusi penyimpanan data, dan komputer enterprise.
Reaksi pasar berlangsung sangat cepat, dengan saham Dell melonjak hampir 40% dalam perdagangan setelah penutupan pasar setelah perusahaan melampaui hampir seluruh ekspektasi Wall Street.
Sorotan Utama
-
Pendapatan kuartal I naik 88% YoY menjadi rekor USD 43,8 miliar.
-
Adjusted EPS (non-GAAP) melonjak 214% YoY menjadi USD 4,86.
-
Pesanan server AI mencapai USD 24,4 miliar selama kuartal tersebut.
-
Pendapatan server AI mencapai USD 16,1 miliar.
-
Backlog pesanan AI meningkat ke rekor USD 51,3 miliar.
-
Dell menaikkan proyeksi pendapatan tahunan menjadi USD 165–169 miliar, rekor tertinggi perusahaan.
-
Manajemen memperkirakan pendapatan server AI sekitar USD 60 miliar pada tahun fiskal berjalan.
-
Saham melonjak hampir 40% setelah laporan keuangan dirilis.
AI Menjadi Bisnis Terbesar Dell
Beberapa tahun lalu, Dell identik dengan komputer pribadi dan perangkat keras perusahaan. Kini, porsi bisnis yang semakin besar berfokus pada infrastruktur pendukung AI.
Selama kuartal tersebut, Dell memperoleh pesanan server AI senilai USD 24,4 miliar dan menghasilkan pendapatan server AI sebesar USD 16,1 miliar. Yang lebih penting, perusahaan menutup kuartal dengan backlog pesanan AI mencapai rekor USD 51,3 miliar.
Menurut COO Jeff Clarke, permintaan terhadap solusi AI terus meningkat. Manajemen menegaskan bahwa pipeline proyek potensial saat ini beberapa kali lebih besar dibanding backlog yang ada. Pelanggan Dell mencakup hyperscaler dan penyedia komputasi seperti CoreWeave dan Nscale, serta perusahaan yang membangun infrastruktur AI privat maupun model AI mereka sendiri.
Hasil Keuangan Jauh Melampaui Ekspektasi
Dell membukukan pendapatan sebesar USD 43,8 miliar pada kuartal pertama, dibanding USD 23,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Angka ini jauh melampaui konsensus Wall Street sekitar USD 35,5 miliar.
Profitabilitas juga sangat impresif. Adjusted EPS mencapai USD 4,86, jauh di atas ekspektasi analis sebesar USD 2,99.
Sorotan lainnya meliputi:
-
Laba operasional naik 154% menjadi USD 4,2 miliar.
-
Laba bersih melonjak 194% menjadi USD 3,2 miliar.
-
Laba kotor meningkat 57% menjadi USD 7,9 miliar.
Hasil ini menunjukkan bahwa Dell tidak hanya menjual lebih banyak perangkat keras, tetapi juga menikmati margin yang lebih tinggi dari produk infrastruktur AI.
Infrastruktur AI Menggerakkan Seluruh Bisnis Data Center
Segmen dengan kinerja terbaik tetap berasal dari Infrastructure Solutions Group (ISG), yang mencakup server, perangkat jaringan, dan sistem penyimpanan data.
Pendapatan ISG melonjak 181% YoY menjadi rekor USD 29 miliar, sementara laba operasional naik 206% menjadi USD 3,1 miliar.
Menariknya, pertumbuhan tidak hanya berasal dari server AI. Pendapatan dari server tradisional dan solusi jaringan juga naik 92% menjadi USD 8,5 miliar. Hal ini mencerminkan gelombang modernisasi infrastruktur yang lebih luas ketika perusahaan-perusahaan besar meningkatkan kapasitas komputasi dan memperbarui data center untuk mendukung beban kerja AI.
Dell Membangun Ekosistem AI Lengkap
Strategi Dell tidak hanya sebatas menjual server. Perusahaan sedang membangun platform AI yang komprehensif yang mencakup infrastruktur, penyimpanan data, manajemen data, dan solusi terintegrasi bersama mitra strategis.
Kemitraan utama saat ini meliputi:
-
NVIDIA
-
Google Cloud
-
OpenAI
-
xAI
-
Palantir
-
ServiceNow
-
Mistral
-
CrowdStrike
Salah satu inisiatif unggulan perusahaan adalah Dell AI Factory with NVIDIA, yang memungkinkan perusahaan membangun lingkungan AI di luar platform cloud publik.
Bisnis PC Kembali Bertumbuh
Meski AI menjadi fokus utama investor, Dell juga mencatat hasil kuat di bisnis komputer tradisionalnya.
Pendapatan Client Solutions Group (CSG) naik 17% menjadi USD 14,6 miliar. Segmen PC komersial menghasilkan pendapatan USD 13 miliar, naik 18% dan mencatat tujuh kuartal pertumbuhan berturut-turut.
Manajemen menyoroti bahwa sebagian besar basis pengguna PC global kini menggunakan perangkat yang berusia lebih dari empat tahun, menciptakan siklus upgrade alami. Migrasi ke Windows 11 dan meningkatnya minat terhadap PC berbasis AI juga menjadi pendorong tambahan.
Kendala Utama Kini Bukan Permintaan
Salah satu pesan paling penting dari manajemen adalah bahwa permintaan bukan lagi faktor pembatas pertumbuhan.
Dell menyoroti kekurangan pasokan pada:
-
Memori DRAM
-
NAND Flash
-
Prosesor
-
Berbagai komponen data center
Menurut Jeff Clarke, perusahaan masih beroperasi dalam lingkungan inflasi dan secara rutin menyesuaikan harga. Pada saat yang sama, banyak pelanggan mempercepat pembelian untuk mengamankan kapasitas infrastruktur beberapa tahun ke depan.
Dell Naikkan Proyeksi Tahunan
Manajemen secara signifikan meningkatkan panduan kinerja untuk tahun fiskal berjalan.
Dell kini memperkirakan:
- Pendapatan USD 165–169 miliar.
- Pendapatan server AI sekitar USD 60 miliar.
- Adjusted EPS sekitar USD 17,90.
Secara praktis, proyeksi tersebut mencerminkan kenaikan sekitar USD 27 miliar dibanding panduan sebelumnya.
Untuk kuartal kedua, Dell memperkirakan:
- Pendapatan USD 44–45 miliar.
- Pendapatan server AI sekitar USD 15,5 miliar.
Dell Muncul Sebagai Salah Satu Pemenang Terbesar Era AI
Belum lama ini, investor masih memandang Dell terutama sebagai produsen komputer pribadi. Hasil terbaru menunjukkan bahwa perusahaan telah berevolusi menjadi salah satu penyedia infrastruktur terpenting dalam ekosistem AI global.
Backlog pesanan yang mencetak rekor, pertumbuhan yang semakin cepat di seluruh segmen utama bisnis, dan proyeksi pendapatan AI sebesar USD 60 miliar menunjukkan bahwa siklus investasi AI generatif kemungkinan masih berada pada tahap awal. Bagi Dell, tantangan terbesar saat ini bukan lagi mencari pelanggan, melainkan memastikan pasokan komponen yang cukup untuk memenuhi lonjakan permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sumber: xStation5
US OPEN: Dell Picu Reli AI, Saham Teknologi Melonjak
Costco Raup Untung dari Lonjakan Harga BBM
Daily Summary: Reli AI Dorong Wall Street Kembali ke Zona Hijau
Nasdaq Rebound, Saham AI Kembali Jadi Sorotan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.