Baca selengkapnya
13.30 · 2 Maret 2026

Morning Wrap (02.03.2026)

Sumber: MarineTraffic

  • Memasuki pekan perdagangan baru di pasar keuangan global, perhatian investor pada awal hari sepenuhnya tertuju pada aksi militer di Timur Tengah.
  • Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dilaporkan menyebabkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran serta puluhan pejabat penting lainnya, yang memicu serangan balasan Iran terhadap AS dan sekutunya.
  • Target utama meliputi Iran, Israel, AS (melalui pangkalan militer di negara sekutu), Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Lebanon. Namun, serangan terpisah juga terjadi di sejumlah lokasi lain seperti Siprus, Arab Saudi, Yordania, Afghanistan, dan Pakistan.
  • Selat Hormuz masih sebagian besar tidak dapat dilalui, yang mendorong lonjakan harga minyak Brent dan WTI hampir 6,5% pada perdagangan hari ini. Perlu diingat bahwa selat ini mencakup hampir seperlima dari total perdagangan minyak global.
    • Presiden Donald Trump menyatakan bahwa tujuan serangan adalah mendorong perubahan rezim di Iran. Mengingat Iran terus melakukan serangan balasan meskipun terjadi serangkaian serangan udara terhadap target strategis, termasuk ledakan terbaru di Israel dan Bahrain, kondisi ini membuka kemungkinan pertukaran serangan berlanjut selama beberapa hari. Dalam skala besar, durasi konflik dan lamanya pembatasan lalu lintas di Selat Hormuz akan menentukan bagaimana pasar minyak, emas, pound sterling, dan saham bereaksi terhadap perkembangan di kawasan tersebut.
    • Namun demikian, kenaikan harga minyak juga berpotensi menghadapi hambatan. OPEC+ dalam pertemuan akhir pekan menyepakati peningkatan batas produksi sebesar 206.000 barel per hari mulai bulan depan sebagai respons terhadap situasi regional.
    • Emas naik lebih dari 2% hari ini dan kembali berperan sebagai aset safe haven. Di pasar energi, NATGAS juga mencatat kinerja positif dengan kenaikan harga sekitar 3%.
    • Di pasar valuta asing, dolar Australia mencatat kinerja terbaik, sementara yen Jepang menjadi mata uang dengan performa terlemah.
    • Ryozo Himino dari Bank of Japan menyampaikan pidato bernada dovish, menekankan bahwa pertumbuhan PDB Jepang tetap stabil sesuai ekspektasi, dampak tarif AS terhadap ekonomi lebih ringan dari perkiraan, serta investasi AI memberikan dukungan positif bagi eksportir dan subkontraktor Jepang. Kebijakan moneter tetap akomodatif, dengan suku bunga riil masih berada di wilayah negatif meskipun telah terjadi kenaikan suku bunga ke 0,75% pada Desember lalu.
    • Bitcoin bergerak stabil di kisaran 66.000 pound dan naik sekitar 1,4% hari ini.
    • Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas ditutup melemah. Kontrak indeks Eropa dan AS juga diperdagangkan lebih rendah di tengah kekhawatiran geopolitik. Kontrak DE40 turun sekitar 1,4%, sementara US100 melemah sekitar 1,3%.

Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.

1 Desember 2025, 15.00

The Week Ahead

28 November 2025, 15.11

Gold glitters once more: Emas Bersinar Lagi di Tengah Risiko UK Budget

27 November 2025, 17.28

Libur Thanksgiving : Wall Street Tutup, Fokus Beralih ke Pasar Inggris & Breadth Pasar

25 November 2025, 21.17

Harapan Rencana Damai Ukraina & Data Lemah AS Gerakkan Pasar

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.