Baca selengkapnya
13.57 · 7 Januari 2026

Morning wrap (07.01.2026)

 

  • Futures indeks saham AS bergerak relatif datar, mencerminkan sikap hati-hati investor menjelang rilis data makro penting hari ini, yakni JOLTS job openings dan ISM services PMI. Pergerakan paling menonjol terlihat pada Russell 2000, yang kembali naik di atas level psikologis 2.600 (US2000: +0,15%), sementara Nasdaq 100 terkoreksi 0,2%.

  • Dalam unggahan di media sosial, Donald Trump menyatakan bahwa otoritas sementara Venezuela akan mentransfer 30–50 juta barel minyak yang sebelumnya dikenai sanksi ke Amerika Serikat untuk dijual dengan harga pasar. Presiden AS memerintahkan Menteri Energi Chris Wright untuk segera mengeksekusi rencana tersebut. Harga minyak turun untuk hari kedua berturut-turut (Brent: -0,8%, WTI: -1,2%).

  • Pasar Asia-Pasifik mengalami koreksi setelah awal tahun yang sangat kuat, didorong oleh saham AI dan teknologi. Penurunan terbesar terjadi di China (CHN.cash: -1,25%) dan Hong Kong (HK.cash: -1%), sementara penurunan lebih moderat terlihat di Jepang (JP225: -0,3%) dan Australia (AU200.cash: -0,3%).

  • Inflasi CPI Australia tercatat di 3,4% pada November, turun dari 3,8% di Oktober. Tekanan inflasi mereda baik di sektor barang maupun jasa, terutama akibat perlambatan kenaikan harga energi dan perjalanan. Perumahan, makanan, dan transportasi menjadi kontributor terbesar inflasi. AUDUSD (+0,17%) tetap menguat meski CPI lebih rendah dari ekspektasi, didukung oleh inflasi inti yang masih “sticky”, level inflasi yang tetap di atas target RBA, serta bobot data bulanan yang lebih rendah dibandingkan data kuartalan.

  • Aktivitas sektor jasa Jepang meningkat pada Desember, namun laju ekspansi menjadi yang paling lemah sejak Mei. PMI jasa turun lebih dalam dari perkiraan ke 51,6 dari 53,2 di November (ekspektasi: 52,5). Pertumbuhan pesanan baru melambat meskipun permintaan ekspor membaik. Penyerapan tenaga kerja meningkat pada laju tercepat sejak pertengahan 2023, sementara biaya dan harga melonjak tajam. Sentimen bisnis tetap kuat secara historis, mendorong ekspektasi belanja modal dan meningkatkan tekanan pada Bank of Japan, yang menopang penguatan yen (USDJPY: -0,2%).

  • Indeks dolar AS kembali turun di bawah EMA 30-hari (USDIDX: -0,07%), meskipun volatilitas pasar FX masih relatif rendah. Dolar Australia dan yen Jepang menjadi outperformer di antara mata uang G10 berkat dukungan data makro, sementara dolar Selandia Baru menjadi yang terlemah (NZDUSD: -0,1%, NZDJPY: -0,25%, AUDNZD: +0,25%). EURUSD hanya memantul tipis 0,05% setelah penurunan kemarin ke 1,169.

  • Logam mulia mengalami koreksi tajam setelah reli sebelumnya. Platinum mencatat penurunan terbesar (-7,40%), emas turun 1,05% ke USD 4.446 per ounce, dan perak melemah 3,5% ke USD 78,34 per ounce.

  • Pasar kripto menunjukkan sentimen negatif moderat. Bitcoin turun 0,7% ke USD 92.750, sementara Ethereum melemah 0,85% ke USD 3.252.

 

8 Januari 2026, 13.50

Morning Wrap (08.01.2026)

8 Januari 2026, 01.55

Daily summary: Saham Alphabet Dukung Sentimen Wall Street 🗽Minyak, Logam Mulia & Kripto Turun

7 Januari 2026, 20.16

BREAKING: US100 Menguat Tipis Setelah Rilis Data ADP AS 💡

7 Januari 2026, 15.23

Economic Calendar: US labour market set for a rebound❓🇺🇸 (07.01.2026)

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.