-
PDB China tumbuh 5,2% YoY di Q2 2025, sedikit di atas proyeksi 5,1%, namun lebih rendah dibanding 5,4% di Q1. Biro Statistik China menyatakan ekonomi menghadapi tantangan eksternal dan internal, termasuk ketidakstabilan global dan masalah struktural yang belum terselesaikan.
-
Produksi industri China naik 6,8% YoY di Juni, melebihi ekspektasi, menjadi laju tercepat sejak Maret.
-
Penjualan ritel China melambat ke 4,8% dari 6,4% di Mei. Investasi aset tetap naik 2,8% sepanjang semester I 2025, di bawah perkiraan mencerminkan pemulihan ekonomi yang tidak merata.
-
Bank Sentral China mengumumkan operasi reverse repo senilai 1,4 triliun yuan (~$195 miliar) untuk mendukung likuiditas jangka pendek (tenor 3 dan 6 bulan).
-
Mark Zuckerberg mengumumkan investasi ratusan miliar dolar untuk infrastruktur AI, termasuk Project Hyperion dan Meta Super Intelligence Labs. Klaster Titaned akan diluncurkan pada 2026, sejalan dengan target Meta mendominasi pengembangan superintelligence.
-
Goldman Sachs memproyeksikan harga emas mencapai $3.700 di akhir 2025 dan $4.000 di pertengahan 2026, didorong permintaan bank sentral (terutama China), arus masuk ETF, dan ketidakpastian geopolitik.
-
Bank of America memperingatkan tarif 30% yang diusulkan Trump bisa menaikkan tarif efektif AS sebesar 4 poin persentase, berpotensi membuat The Fed menunda atau membatalkan pemotongan suku bunga 2025.
-
Dolar AS ditutup menguat terhadap mayoritas mata uang utama, dipicu ancaman tarif Trump terhadap UE dan Meksiko.
-
Trump mengancam tarif 100% atas barang Rusia jika perdamaian tak tercapai dalam 50 hari, disertai sanksi sekunder bagi negara yang membeli minyak Rusia. Ia juga mengumumkan pakta pertahanan NATO baru dengan Ukraina, termasuk produksi sistem Patriot dan pengiriman perlengkapan militer AS.
-
Bitcoin mencetak rekor $123.000 kemarin, lalu terkoreksi ke $116.500 dan stabil di sekitar $117.500.
Morning Wrap: Wall Street Tunggu NFP
Kalender Ekonomi: Indeks dan EURUSD Menanti Data Retail Sales AS
Morning Wrap (10.02.2026)
Kalender Ekonomi: Data Tenaga Kerja Tertunda Jadi Fokus Mingguan 🔎