- Kemarin, The Fed tidak mengejutkan pasar dengan keputusannya memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin. Proyeksi tetap relatif tak berubah; bank sentral masih memperkirakan inflasi bertahan di sekitar 3% tahun ini dan dalam beberapa tahun ke depan. Proyeksi PDB AS direvisi sedikit lebih tinggi.
- Powell menekankan bahwa pasar tenaga kerja jelas melemah dan The Fed tidak akan berdiam diri melihat perkembangan ini. Namun, ia juga menegaskan bahwa bank sentral tidak berniat terburu-buru melakukan pelonggaran kebijakan yang agresif. Saat ini, pasar mempriced-in tambahan pemangkasan 50 bps tahun ini dan 25 bps tahun depan.
- Indeks berjangka AS diperdagangkan lebih tinggi setelah rollover dan bereaksi moderat positif kemarin terhadap komentar Powell serta keputusan The Fed. Pasangan EUR/USD mundur dari sekitar 1,19, turun ke 1,178 setelah pidato Powell, sementara Bitcoin naik menembus $117.000.
- Hari ini, agenda makro utama adalah keputusan suku bunga Bank of England pukul 11.00 GMT dan data pasar tenaga kerja AS pukul 12:30 GMT (klaim pengangguran) serta Indeks Philly Fed AS. Selain itu, setelah sesi AS, raksasa logistik FedEx akan merilis laporan keuangan. Kinerja sahamnya buruk dalam beberapa kuartal terakhir.
- Volatilitas di pasar komoditas pertanian dan energi pagi ini sangat terbatas. Logam mulia berada di bawah tekanan jelas akibat aksi ambil untung, dengan perak turun hampir 1%.
- Pasangan AUD/USD melemah, turun lebih dari 0,4% setelah rilis data pasar tenaga kerja Australia. Tingkat pengangguran tetap 4,2%, sesuai ekspektasi, namun jumlah tenaga kerja berkurang 5,4 ribu pada Agustus, berlawanan dengan proyeksi kenaikan 21 ribu dan sebelumnya naik 24,5 ribu.
Kalender Ekonomi: Bank Sentral Tersisih Volatilitas Pasar (05.02.2026)
Kalender Ekonomi: Laporan Keuangan Alphabet Jadi Sorotan 💡
Morning Wrap (04.02.2026)
Kalender Ekonomi: Data AS Terdistorsi Akibat Government Shutdown