Baca selengkapnya
13.57 · 23 Januari 2026

Morning wrap (23.01.2026)

  • Indeks saham AS ditutup menguat signifikan setelah serangkaian kabar positif. S&P 500 naik lebih dari 0,5%, Nasdaq menguat 0,9%, dan Dow Jones bertambah lebih dari 0,6%.

  • Pendorong utama optimisme datang dari data makroekonomi. Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (GDP) mencapai 4,4%, sementara klaim awal pengangguran tercatat lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Inflasi PCE AS berada di level 2,8%, yang masih dinilai sedikit tinggi.

  • Bank of Japan, sesuai ekspektasi, mempertahankan suku bunga jangka pendek di level 0,75%, sembari menaikkan proyeksi inflasi inti dan menyoroti meningkatnya risiko inflasi.

  • Meskipun inflasi inti Jepang menunjukkan perlambatan, levelnya masih berada di atas target Bank of Japan, mencapai 2,4% pada Desember dibandingkan 3% pada November. Perlu dicatat pula bahwa indeks PMI mencapai level tertinggi dalam 17 bulan terakhir, menandakan kembalinya industri Jepang ke jalur pertumbuhan.

  • People’s Bank of China (PBOC) menetapkan nilai referensi USD/CNY hari ini di 6,9929, lebih tinggi dibandingkan proyeksi 6,9481.

  • Pasar saham Asia menutup pekan dengan sentimen positif. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,29%, Hang Seng Hong Kong menguat 0,33%, Shanghai Composite China bertambah 0,27%, dan ASX 200 Australia naik tipis 0,06%. KOSPI Korea Selatan menonjol dengan kenaikan 0,6%.

  • Di pasar mata uang, volatilitas terbesar terlihat pada pasangan USD/JPY, yang bergerak naik menyusul keputusan bank sentral dan rilis data makroekonomi.

  • Pasar minyak juga mengalami peningkatan volatilitas. Kontrak Brent dan WTI bereaksi terhadap peringatan Presiden AS Donald Trump mengenai pengiriman “armada” ke arah Iran, yang memicu kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan dari produsen minyak utama tersebut.

  • Di pasar logam mulia, emas dan perak mendapat dukungan dari ketegangan geopolitik. Harga emas, naik 0,3%, bergerak di sekitar $4.950 per ons, sementara perak melonjak 3% dan telah melampaui $99 per ons.

  • Di pasar kripto, Bitcoin naik sekitar 0,3%, sementara Ethereum relatif tidak berubah.

  • Intel melaporkan kinerja kuartal keempat yang melampaui ekspektasi analis, namun perusahaan memperingatkan bahwa mereka memperkirakan margin dan pendapatan yang jauh lebih rendah pada kuartal pertama.

 

9 Mei 2026, 00.39

Wall Street Menguat Meski Konflik Iran Memanas

8 Mei 2026, 23.02

Wall Street naik didukung earnings kuat dan data NFP AS yang solid.

8 Mei 2026, 18.42

US Open: Wall Street Naik Jelang Data NFP AS

8 Mei 2026, 13.02

Market wrap: Wall Street Tetap Naik Meski AS-Iran Saling Serang

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.