Baca selengkapnya
12.35 · 29 Juli 2025

Morning Wrap (29.07.2025): Nvidia, Emas & Diplomasi Trump–China

  • Sesi Asia pagi ini berlangsung tenang, tanpa rilis data ekonomi besar dan pergerakan terbatas di pasar mata uang maupun ekuitas. Pergerakan indeks saham dibatasi pada kisaran +/-0,50%.
  • Menteri Perdagangan AS, Lutnick, menyebutkan bahwa perpanjangan gencatan tarif dengan China selama 90 hari sangat mungkin terjadi. Pembicaraan dimulai pada hari Senin di Stockholm dan diperkirakan akan berlanjut hari Selasa.
  • Trump memblokir rencana transit Presiden Taiwan di New York demi menghindari ketegangan dengan China — sebuah sinyal keinginan untuk menjaga keseimbangan diplomatik dengan Beijing.
  • Nvidia telah memesan 300.000 chip H20 dari TSMC untuk memenuhi permintaan tinggi dari China. Namun, Departemen Perdagangan AS belum menyetujui lisensi ekspor yang diperlukan.
  • Seorang mantan pejabat Bank of Japan menyatakan bahwa kenaikan suku bunga lanjutan diperlukan untuk menyelaraskan proyeksi inflasi dengan kenyataan ekonomi. Kenaikan harga pangan diperkirakan akan mendorong ekspektasi inflasi melebihi target BoJ.
  • Departemen Keuangan AS mengumumkan bahwa mereka akan meminjam sebesar $1,007 triliun pada kuartal ketiga — jauh lebih besar dari proyeksi April sebesar $554 miliar. Batas utang yang diperpanjang memungkinkan peningkatan penerbitan, terutama obligasi jangka pendek (Treasury bills).
  • Fidelity International memprediksi harga emas dapat naik hingga $4.000 per ons pada akhir 2026, didorong oleh pelonggaran kebijakan The Fed, pelemahan dolar, dan permintaan tinggi dari bank sentral global.
  • Morgan Stanley memproyeksikan indeks US500 akan naik hingga 7.200 poin, didorong oleh margin yang membaik dan pertumbuhan laba. Faktor utama pendorong meliputi adopsi AI, dolar yang lebih lemah, serta manfaat pajak dari rencana “One Big Beautiful Bill” milik Trump.
  • Trump mempersingkat ultimatum perdamaian Ukraina dari 50 menjadi 12 hari, menyatakan frustrasi atas lambannya kemajuan. Bersama Perdana Menteri Inggris Starmer, ia kembali menegaskan ancaman tarif 100% dan sanksi sekunder terhadap negara-negara yang masih berdagang dengan Rusia — termasuk China dan India.
  • Ray Dalio menyarankan agar portofolio jangka panjang mencakup eksposur 15% ke emas atau Bitcoin. Meskipun ia lebih menyukai emas, Dalio mendukung keduanya sebagai lindung nilai terhadap devaluasi mata uang dan ketidakstabilan fiskal.
16 Maret 2026, 14.42

Kalender Ekonomi: CPI Kanada dan Produksi Industri AS (16.03.2026)

13 Maret 2026, 22.12

BREAKING: Data JOLTS & Sentimen Konsumen AS Beragam ❓

13 Maret 2026, 14.06

Kalender Ekonomi: Data PCE AS Jadi Sorotan Pasar

12 Maret 2026, 14.24

Kalender Ekonomi: Klaim Pengangguran AS Jadi Sorotant (12.03.2025)

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.