Baca selengkapnya
13.50 · 30 Januari 2026

Morning wrap (30.01.2026)

  • Di pasar keuangan global, aksi jual sedang berlangsung dan tren terbaru mulai berbalik arah seiring bertemunya sejumlah faktor—termasuk munculnya kandidat tak terduga sebagai unggulan baru untuk posisi Ketua The Fed. Indeks saham China turun di kisaran 0,85% hingga 1,40%, indeks Australia AU200.cash melemah 1,10%, sementara indeks Jepang JP225 naik tipis 0,05%.

  • Logam mulia juga mengalami penurunan tajam. Harga emas turun hampir 4,00% ke level USD 5.160 per ons, sementara perak merosot 5,70% ke sekitar USD 109 per ons.

  • Di pasar valuta asing, terlihat pembalikan dari tren anti-dolar yang terjadi sebelumnya, didukung oleh munculnya kandidat favorit baru untuk The Fed—Kevin Warsh. Indeks dolar AS (USDIDX) naik 0,45% dan telah rebound sekitar 1,06% dari level terendah hari Selasa. EURUSD turun 0,34%, sementara USDJPY naik 0,55%.

  • Pasar kripto juga mengalami aksi jual tajam. Bitcoin turun lebih dari 3,00% ke sekitar USD 81.000, sementara Ethereum melemah hampir 4,00% ke level USD 2.700. Penurunan ini dipicu oleh aksi ambil untung jangka pendek di berbagai pasar serta ekspektasi pencalonan Kevin Warsh, yang dipandang pasar sebagai kandidat paling tidak ramah terhadap kripto di antara kandidat utama.

  • Laporan menyebutkan Donald Trump dapat mengumumkan keputusan pencalonannya secepat hari ini pada jam pagi AS (30 Januari). Di platform taruhan Polymarket, probabilitas Kevin Warsh dipilih Trump melonjak dari sekitar 30% menjadi setinggi 94%. Baru kemarin, kandidat terdepan adalah Rick Rieder, yang sebelumnya memiliki probabilitas hampir 48% menurut pasar.

  • Pasar menafsirkan Warsh sebagai pilihan yang hawkish, sehingga mendukung penguatan dolar AS, meskipun perdebatan masih berlanjut mengenai apakah kandidat pilihan Trump benar-benar akan mempertahankan sikap hawkish dalam praktiknya.

  • Inflasi CPI Tokyo turun ke 1,5% YoY dari sebelumnya 2,0%, sementara inflasi inti melunak ke 2,0% dari 2,3%, dengan pendinginan yang jelas juga terlihat pada ukuran inflasi dasar lainnya. Hal ini mengurangi tekanan bagi Bank of Japan untuk kembali menaikkan suku bunga setelah kenaikan pada Desember ke 0,75%, meskipun USDJPY lebih banyak bergerak naik karena dinamika dolar AS dan faktor Warsh dibandingkan rilis CPI itu sendiri.

  • Saham Apple naik 0,55% setelah rilis laporan keuangan kuartalan. Perusahaan memberikan panduan pertumbuhan pendapatan sekitar 16% untuk kuartal Maret, jauh di atas ekspektasi pasar. Apple menyoroti rebound yang dipimpin oleh iPhone serta perbaikan penjualan di China, yang menopang sentimen terhadap saham mega-cap.

  • Pengadilan Panama membatalkan kontrak pelabuhan yang dimiliki CK Hutchison, kembali memunculkan kekhawatiran terkait infrastruktur China di lokasi-lokasi strategis. Meski belum berdampak langsung pada arus perdagangan, langkah ini menambah lapisan risiko geopolitik bagi logistik dan pengapalan global.

  • Kunjungan Perdana Menteri Inggris Starmer ke Beijing—yang pertama sejak 2018—menghasilkan kesepakatan dagang yang bersifat pragmatis. Namun, Donald Trump memperingatkan Inggris agar tidak memperdalam hubungan dengan China.

  • Jajak pendapat Reuters menunjukkan bahwa 24 dari 31 ekonom kini memperkirakan kenaikan suku bunga RBA sebesar 25 basis poin ke 3,85% pada 3 Februari, dibandingkan sebelumnya lebih dari 85% yang memperkirakan tidak ada perubahan di level 3,60% pada Desember. Mayoritas tetap melihat langkah ini sebagai one-off, bukan awal dari siklus pengetatan.

  • The Wall Street Journal melaporkan rencana pendanaan jangka panjang bagi sebagian besar lembaga AS, dengan pendanaan sementara selama dua minggu untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), yang menunda sengketa utama terkait imigrasi dan ICE—sehingga menurunkan risiko penutupan pemerintah dalam jangka pendek.

  • Donald Trump mengumumkan potensi pembicaraan dengan Iran, sembari menyebut pengerahan “kapal-kapal yang sangat kuat” ke kawasan tersebut. Pasar menafsirkan langkah ini sebagai upaya deterrence dengan ruang untuk de-eskalasi—yang terutama relevan bagi premi risiko minyak. Harga minyak turun sekitar 2,00% hari ini.

  • UBS menaikkan target harga emas menjadi USD 6.200 per ons untuk Maret/Juni/September 2026 (dari USD 5.000) serta menguraikan skenario bullish hingga USD 7.200, dengan skenario downside di USD 4.600. Bank tersebut juga memperkirakan pembelian bank sentral sekitar 950 ton pada 2026 dan skenario dasar emas di USD 5.900 pada akhir 2026.

2 Februari 2026, 14.28

Kalender Ekonomi: Fokus PMI Manufaktur, Laporan Palantir di Latar Belakang 💡

30 Januari 2026, 14.19

Kalender Ekonomi: Pasar Menanti Penunjukan Resmi Ketua The Fed oleh Trump 🔎

29 Januari 2026, 13.52

Morning wrap (29.01.2026)

29 Januari 2026, 02.31

FOMC Press Conference (LIVE) 🚨

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.