-
The Fed mempertahankan suku bunga pada batas atas 3,75%, sejalan dengan ekspektasi, sambil tetap memproyeksikan pemangkasan pada 2026–2027 meskipun terjadi guncangan energi dan ketidakpastian di Timur Tengah.
-
Pernyataan kebijakan hanya mengalami perubahan kosmetik dengan proyeksi pertumbuhan yang lebih tinggi (terutama untuk 2027) serta proyeksi inflasi yang meningkat (tetap di bawah 3%), namun jalur disinflasi menuju target 2% tetap terjaga hingga 2028.
-
The Fed mempertahankan suku bunga pada batas atas 3,75%, sejalan dengan ekspektasi, sambil tetap memproyeksikan pemangkasan pada 2026–2027 meskipun terjadi guncangan energi dan ketidakpastian di Timur Tengah.
-
Pernyataan kebijakan hanya mengalami perubahan kosmetik dengan proyeksi pertumbuhan yang lebih tinggi (terutama untuk 2027) serta proyeksi inflasi yang meningkat (tetap di bawah 3%), namun jalur disinflasi menuju target 2% tetap terjaga hingga 2028.
Sesuai dengan ekspektasi pasar, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga dengan batas atas suku bunga acuan di 3,75%.
Faktor kunci dalam proyeksi ini adalah tetap dipertahankannya ekspektasi pemangkasan suku bunga pada 2026 dan 2027, meskipun terjadi guncangan pasokan di pasar energi. The Fed menyoroti dalam pernyataannya ketidakpastian terkait situasi di Timur Tengah. The Fed terus menekankan bahwa inflasi masih berada pada level tinggi (dengan risiko jelas dapat kembali naik di atas 3% jika harga minyak bertahan di atas USD 100 per barel). The Fed juga menyoroti bahwa perekonomian masih tumbuh dengan kuat.
Namun demikian, perlu dicatat bahwa pernyataan tersebut hanya mengalami perubahan kecil. Hal ini menunjukkan bahwa The Fed belum mengubah pendekatannya terhadap suku bunga, yang dapat dianggap sedikit dovish (tercermin dari pelemahan awal dolar AS). Dalam proyeksi makroekonomi, terlihat adanya peningkatan perkiraan pertumbuhan (terutama untuk 2027) serta revisi naik yang jelas pada proyeksi inflasi (meskipun masih di bawah 3%). Meski demikian, tren inflasi tetap menurun, dan inflasi diperkirakan akan kembali ke target pada tahun 2028, sejalan dengan proyeksi sebelumnya.

Perubahan dalam pernyataan bersifat kosmetik dengan tambahan ketidakpastian terkait Timur Tengah. Sumber: XTB, Bloomberg

The Fed memperkirakan pemangkasan lebih lanjut pada tahun ini dan tahun depan, namun merevisi naik proyeksi inflasi untuk tahun ini sambil tetap mempertahankan ekspektasi penurunan menuju target pada 2028. Sumber: The Fed
Sinyal 'Hawkish' dari Fed?
Market Wrap: Eropa berupaya rebound di tengah harapan pemulihan lalu lintas di Hormuz🚢
Kalender Ekonomi: Selasa Sepi, Fokus Pasar ke Minyak dan Iran (10.03.2026)
Morning Wrap (05.03.2026)