Nasdaq 100 naik 0,4% hari ini, mendekati level 25.000 dan hanya terpaut 0,3% dari rekor tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini sepenuhnya membalikkan penurunan yang dimulai semalam hingga awal sesi Eropa. Reli makin tajam setelah pembukaan Wall Street, dengan futures Nasdaq 100 melonjak signifikan.
Reli ini terjadi meskipun shutdown pemerintah masih berlangsung. Walau shutdown mungkin tidak berdampak langsung pada operasi perusahaan teknologi utama, secara historis indeks Wall Street cenderung naik selama government shutdown—sebuah hasil yang sering terlihat kontra-intuitif. Namun, shutdown tetap meningkatkan risiko memburuknya pasar tenaga kerja, yang dapat memaksa The Fed memangkas suku bunga.
Laporan ADP hari ini mencatat penurunan 32.000 pekerjaan di sektor swasta, terburuk sejak Januari 2021. Selain itu, data bulan sebelumnya juga direvisi turun.
Pendorong utama reli hari ini adalah saham bioteknologi dan farmasi, meskipun shutdown bisa memperlambat persetujuan obat baru. Saham produsen chip menjadi kelompok penguat terbesar kedua.
Saham-saham dalam indeks Nasdaq 100 hari ini terbagi hampir seimbang antara yang naik dan turun. Sumber: Bloomberg Finance LP
Nasdaq 100 telah rebound sekitar 1% (300 poin) dari level terendah sesi hari ini.Sumber: xStation
Daily Summary: Saham AI dan Data Ekonomi Jadi Sorotan Pasar
US Open: Wall Street Tertekan oleh Biaya AI dan Geopolitik
Kalender Ekonomi: Fokus Pasar Beralih ke Data Inflasi dan JOLTS
Market Wrap: Pasar Waspada Usai Pembicaraan AS-Iran Terhenti
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.