15.21 · 14 September 2026

Nasdaq 100 Turun 1,7%, Kekhawatiran AI Tekan Saham Teknologi

Inti pembahasan
Inti pembahasan
  • Nasdaq 100 (US100) turun 1,7% setelah kekhawatiran terhadap perkembangan AI memicu aksi jual di saham teknologi.
  • Sentimen memburuk setelah sejumlah pemimpin industri AI menyerukan pengembangan yang lebih hati-hati dan pengawasan yang lebih ketat terhadap teknologi.
  • Keputusan OpenAI untuk tidak melanjutkan IPO pada 2026 ikut menambah tekanan terhadap sektor teknologi dan sentimen Wall Street.
  • Perdebatan AI juga semakin terkait dengan persaingan teknologi AS-China, setelah muncul perbedaan pandangan antara industri teknologi dan pemerintahan AS.
  • Meski indeks melemah, forward P/E Nasdaq 100 berada di sekitar 22,8x, di bawah rata-rata 126 hari dan mendekati batas bawah deviasi standar pertama.

Indeks Nasdaq 100 (US100) turun 1,7% pada awal perdagangan setelah kekhawatiran terhadap perkembangan AI memicu aksi jual di saham teknologi. Tekanan muncul setelah sejumlah perusahaan dan pemimpin industri teknologi memperingatkan risiko dari pengembangan AI yang terlalu cepat, sehingga meningkatkan ketidakpastian terhadap prospek sektor teknologi.

Dario Amodei, CEO Anthropic, baru-baru ini menyerukan perlambatan drastis dalam pengembangan model AI dan meminta agar model-model tersebut diawasi secara ketat guna meminimalkan risiko kritis yang dapat ditimbulkan oleh sistem komputer supercerdas. Menariknya, pandangan tersebut hampir langsung mendapat dukungan dari Elon Musk dan Sam Altman dari OpenAI, yang secara terbuka mengakui perlunya batas baru serta tata kelola keamanan teknologi global yang lebih baik.

Perubahan sikap industri secara tiba-tiba menuju pendekatan yang lebih berhati-hati ini membuat pelaku pasar khawatir, terlebih karena diikuti oleh keputusan bisnis yang konkret. Sam Altman secara resmi mengonfirmasi bahwa OpenAI pada akhirnya tidak akan mengajukan penawaran umum perdana atau IPO pada 2026, karena menilai kondisi saat ini kurang tepat seiring meningkatnya perhatian terhadap isu keamanan model AI.

Bagi Wall Street, keputusan tersebut berarti tertundanya salah satu debut pasar saham yang paling ditunggu. Penundaan ini ikut memberikan tekanan terhadap indeks teknologi dalam perdagangan hari ini.

Donald Trump secara tegas tidak sependapat dengan pendekatan hati-hati dari sektor teknologi dan secara terbuka berupaya membantah narasi terkait ancaman virtual. Presiden AS menilai kekhawatiran industri sudah terlalu dibesar-besarkan, sementara seruan terhadap regulasi dianggap sebagai hasil dari kekuatan negatif yang menakut-nakuti publik dengan skenario yang menurutnya kecil kemungkinan terjadi.

Namun, kekhawatiran utama Trump adalah kemungkinan hilangnya dominasi Amerika Serikat dari China yang terus berkembang sebagai kekuatan teknologi. Dalam pernyataan terbarunya, Trump menegaskan bahwa AS masih berada di depan China dalam bidang kecerdasan buatan dan secara eksplisit menyatakan bahwa pihak yang memenangkan perlombaan AI pada akhirnya akan memenangkan segalanya.

Sikap tersebut semakin mudah dipahami ketika melihat ofensif geopolitik Beijing saat ini. Presiden Xi Jinping baru saja mengumumkan dalam KTT BRICS bahwa China akan mengambil peran utama secara global dalam mendukung pengembangan kecerdasan buatan di seluruh kelompok negara berkembang.

Dalam konteks tersebut, penerapan pembatasan administratif terhadap perusahaan-perusahaan AS pada fase krusial ini berisiko menyerahkan keunggulan pasar kepada pesaing kuat dari Asia.

 

Meskipun perhatian media sangat besar dan awal pekan terlihat jelas lebih lemah, gambaran fundamental untuk indeks teknologi utama sebenarnya tidak sepenuhnya negatif. Jika melihat valuasi saat ini secara lebih objektif, US100 justru diperdagangkan pada level yang relatif menarik, bahkan rendah dibandingkan rata-rata beberapa bulan terakhir. Rasio price-to-earnings atau P/E forward Nasdaq 100 telah turun secara nyata di bawah rata-rata jangka panjang 126 hari. Saat ini, rasio tersebut berada di sekitar 22,8 kali dan mendekati batas bawah dari deviasi standar pertama. Penurunan valuasi yang tajam ini menunjukkan bahwa pasar saham kemungkinan sudah cukup banyak mencerna dan memperhitungkan skenario negatif terkait perlambatan pengembangan kecerdasan buatan serta batalnya IPO. Bagi investor dengan horizon yang lebih luas, penurunan indeks saat ini justru dapat membuka ruang untuk mencari peluang investasi yang lebih menarik dari sisi valuasi. Sumber: XTB Research.

 

Pertanyaan Umum tentang Nasdaq 100 dan AI

Apa penyebab Nasdaq 100 turun 1,7%?

Nasdaq 100 turun setelah kekhawatiran terhadap risiko pengembangan AI memicu aksi jual di saham teknologi. Sentimen memburuk setelah sejumlah pemimpin industri menyerukan perlambatan pengembangan AI dan pengawasan yang lebih ketat.

Bagaimana kekhawatiran terhadap AI memengaruhi saham teknologi?

Kekhawatiran terhadap AI meningkatkan ketidakpastian mengenai regulasi, laju pengembangan teknologi, dan prospek pertumbuhan perusahaan AI. Kondisi tersebut mendorong investor mengurangi eksposur terhadap saham teknologi pada awal perdagangan.

Bagaimana valuasi Nasdaq 100 setelah penurunan tersebut?

Forward P/E Nasdaq 100 turun ke sekitar 22,8x, berada di bawah rata-rata jangka panjang 126 hari dan mendekati batas bawah deviasi standar pertama. Ini menunjukkan valuasi indeks telah turun cukup signifikan dibanding beberapa bulan sebelumnya.

2 Oktober 2026, 20.51

US Open: Wall Street Menguat, NFP Lemah Dorong Saham Teknologi

2 Oktober 2026, 12.44

Market Wrap: Wall Street Naik Tipis Jelang NFP AS

2 Oktober 2026, 00.47

Daily Summary: Wall Street Pulih, Micron dan AI Kembali Jadi Sorotan

1 Oktober 2026, 20.45

US Open: Wall Street Rebound, Micron Perkuat Narasi AI

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.