Indeks saham utama Amerika Serikat menguat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026, seiring pemulihan saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) setelah mengalami aksi jual tajam pada pekan sebelumnya. Penurunan harga minyak turut memberikan dukungan tambahan terhadap sentimen pasar, sementara investor mulai mempersiapkan posisi menjelang sejumlah laporan keuangan penting yang dijadwalkan rilis pekan ini.
Sebagai pengingat, indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite pada Jumat lalu mencatatkan penurunan mingguan terdalam sejak akhir Juni. Aksi jual tersebut dipicu oleh kekhawatiran bahwa suku bunga yang lebih tinggi dapat membatasi investasi pada infrastruktur AI. Tekanan paling besar dirasakan oleh perusahaan teknologi, khususnya operator pusat data (data center). Pelemahan tersebut mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor mengenai bagaimana ekspansi kapasitas komputasi AI yang membutuhkan biaya sangat besar akan dibiayai. Persoalan pendanaan ini semakin membebani perusahaan-perusahaan yang selama ini menjadi pendorong utama tren bullish pasar saham Amerika Serikat.
Saham perusahaan memori dan semikonduktor mencatatkan kinerja terbaik pada perdagangan hari ini. Broadcom menguat 2,2%, sementara Micron melonjak 4,3%. Indeks Philadelphia Semiconductor (SOX) naik 2,5% dan berada di jalur untuk mengakhiri rentetan penurunan selama delapan sesi berturut-turut, yang merupakan periode pelemahan terpanjang sejak Oktober 2008. Sementara itu, saham Amazon menguat 2,3% setelah Morgan Stanley menetapkan perusahaan e-commerce dan komputasi cloud tersebut sebagai saham pilihan utamanya (top pick).
Keputusan Goldman Sachs juga menjadi katalis penting bagi pemulihan saham teknologi. Perusahaan investasi tersebut menaikkan rekomendasi saham CoreWeave dari neutral menjadi buy, dengan pandangan bahwa aksi jual terbaru menciptakan peluang pembelian. Saham operator pusat data tersebut tercatat menguat 0,2% pada penutupan terakhir, setelah anjlok lebih dari 25% sepanjang pekan sebelumnya akibat kekhawatiran terhadap beban utang perusahaan yang mencapai USD 50 miliar.
Pada perdagangan sore hari, indeks US100 hampir sepenuhnya memulihkan kerugian yang pada Jumat sebelumnya sempat membawa indeks ke level terendah sejak September. Sumber: xStation
Nasdaq Rebound 1%, Saham AI Diuji
Kalender Ekonomi: Nasdaq dan Laba Big Tech
Market Wrap: Nasdaq Rebound, Saham AI Kembali Disorot
IHSG Anjlok: Diversifikasi Bukan Pilihan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.