13.40 · 7 Oktober 2026

NGAS Mulai Naik, LNG Bisa Kurangi Surplus Gas AS?

Pasar natural gas AS sedang ditarik oleh dua kekuatan yang berlawanan menjelang musim dingin.

Storage masih berada di atas rata-rata lima tahun, tetapi produksi mulai menurun sementara kebutuhan gas dari fasilitas ekspor LNG kembali meningkat seiring pulihnya operasi Freeport LNG.

Kombinasi ini membuat pasar semakin sensitif terhadap perubahan cuaca, data storage, maupun gangguan supply menjelang heating season.

Fundamental: Produksi Turun, LNG Pulih

Natural gas AS kembali bergerak ke sekitar US$3,13/MMBtu setelah sempat tertekan di bawah US$3,00 pada awal Oktober.

Salah satu pendorongnya adalah penurunan produksi akibat gangguan pada pipeline TC Energy Columbia Gas Transmission.

Output Lower 48 turun ke sekitar 110,7 Bcf/d, dibandingkan rekor 113,3 Bcf/d pada September.

Di sisi lain, feedgas menuju fasilitas LNG kembali meningkat ke sekitar 17,6 Bcf/d setelah Freeport LNG beroperasi lebih normal pasca-maintenance.

Namun, buffer storage AS masih relatif besar.

EIA memperkirakan inventory dapat mencapai sekitar 3.985 Bcf pada akhir Oktober, atau sekitar 5% di atas rata-rata lima tahun.

Pertanyaannya kini adalah apakah pertumbuhan ekspor LNG dan datangnya winter demand cukup kuat untuk mulai mengurangi surplus tersebut.

Sumber: xStation

Setup Teknikal: NGAS Uji Fibonacci 50%

NGAS saat ini diperdagangkan di sekitar US$3,13, tepat di area Fibonacci retracement 50% dari swing September hingga awal Oktober. Resistance terdekat berada di level Fibonacci 61,8% sekitar US$3,18. Sementara itu, MA5 di sekitar US$3,06 masih menjadi support jangka pendek. RSI berada di sekitar 58, menunjukkan momentum mulai menguat tetapi belum memasuki area overbought. Jika harga mampu breakout di atas US$3,18, ruang kenaikan berikutnya dapat terbuka menuju area US$3,37, yang bertepatan dengan level Fibonacci 100%. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan MA5 dapat membawa harga kembali menguji area US$2,90.

Katalis Berikutnya untuk Trader NGAS

Beberapa pekan ke depan akan menjadi periode penting bagi arah NGAS.

Jika kenaikan storage mingguan lebih rendah dari ekspektasi atau forecast cuaca mulai menunjukkan temperatur yang lebih dingin, pasar dapat mulai memperhitungkan kondisi supply yang lebih ketat.

Skenario tersebut dapat mendukung kelanjutan rebound menuju resistance teknikal berikutnya.

Sebaliknya, injection storage yang tetap besar, cuaca hangat, atau gangguan baru pada fasilitas LNG dapat kembali menambah supply di pasar domestik dan menekan harga.

Core thesis NGAS tetap sama: supply natural gas AS masih besar, tetapi pertumbuhan ekspor LNG membuat keseimbangan pasar semakin sensitif terhadap gangguan produksi dan perubahan cuaca menjelang winter.

7 Oktober 2026, 15.44

Gold Terjepit antara Fed dan Treasury Yield

7 Oktober 2026, 13.30

Bukan Gold, Paladium Punya Cerita Sendiri

7 Oktober 2026, 00.40

Daily Summary: Wall Street Cetak Rekor, The Fed dan Chip Jadi Pendorong

6 Oktober 2026, 20.43

US Open: Wall Street Menguat, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed Mereda

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.