22.31 · 5 Maret 2025

OIL.WTI nears $66 after EIA inventories report

EIA Crude Oil Inventories: 3.614M (forecast 0.8M; previous 2.332M)

  • EIA Gasoline Inventories: -1.433M (forecast -0.75M; previous 0.369M)

  • EIA Distillate Inventories: -1.318M (forecast 1.5M; previous 3.908M)

  • EIA Crude Cushing Inventories: 1.124M (previous 1.282M)

 

The report presents mixed signals. There has been a significant increase in crude oil inventories, which is generally bearish for the market. However, this is partially offset by a decrease in petroleum product inventories. This decline in product inventories is not necessarily bullish, as it stems from reduced refinery capacity utilization rather than higher demand. WTI crude oil is currently testing the $66 per barrel level and may potentially close at its lowest price since 2021 today.

 

 

17 Juni 2026, 18.22

Brent Tertekan, Pasar Mulai Diskon Oversupply

17 Juni 2026, 12.53

Market Wrap: Wall Street Melemah, Fokus Beralih ke The Fed

17 Juni 2026, 00.53

Daily Summary: Minyak Anjlok, SpaceX Salip Amazon di Wall Street

16 Juni 2026, 23.41

Brent Melemah, Pasar Minyak Tertekan

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.