Saham PepsiCo (PEP.US) mencoba rebound hari ini, naik lebih dari 3% setelah kabar bahwa Elliott Management, dana aktivis besar, mengumumkan kepemilikan senilai $4 miliar di perusahaan. Namun, setelah sesi pembukaan Wall Street, terlihat tekanan jual di saham PepsiCo karena investor melakukan aksi sell the news. Perusahaan masih menghadapi tantangan: volume penjualan menurun dan konsumen enggan menerima kenaikan harga produk, yang menekan penjualan dan pertumbuhan bisnis.
Masuknya Elliott Management dengan kepemilikan besar menandakan bahwa pemain besar Wall Street melihat valuasi PepsiCo sebagai peluang murah (bargain) meski kondisi pasar sulit. Secara teknikal, saham PepsiCo kembali ke atas EMA200, dengan kenaikan lebih dari 20% sejak posisi terendah Juni di $126 per saham. Jika harga penutupan hari ini bertahan di atas $153, momentum kenaikan bisa mendorong saham menuju resistance $160, sesuai pola pergerakan harga.
Sumber: xStation5
Satu Uji Klinis Gagal, Saham Farmasi Ikut Bertumbangan
Market Wrap: NFP Kuat, Chip Asia Naik dan Minyak Dekati US$100
Daily Summary: NFP Kuat Tekan Pasar, Risiko Suku Bunga Naik
Nasdaq, Emas, dan Inflasi AS Jadi Sorotan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.