- Indeks saham AS memangkas sebagian kenaikan sebelumnya. Amerika Serikat mengumumkan investasi tambahan sebesar $70 miliar di sektor kecerdasan buatan, serta rencana melonggarkan pembatasan ekspor chip AI canggih — memungkinkan perusahaan AS kembali mengirim GPU ke China. Saham-saham AI menguat, dengan Nasdaq 100 naik hampir 0,3%, mengungguli indeks utama seperti Dow Jones Industrial Average (DJIA) yang turun 0,7% hari ini.
- Hari ini menjadi awal resmi musim laporan keuangan inti, dengan bank-bank besar melaporkan hasil yang kuat. Semua bank besar mengalahkan ekspektasi EPS dan pendapatan, namun reaksi pasar beragam, mengindikasikan aksi ambil untung seiring investor mempertimbangkan prospek kebijakan Fed.
- JPMorgan Chase membukukan EPS $5,25 vs estimasi $4,47, dengan pendapatan $45,68 miliar, melampaui ekspektasi $44,05 miliar. Bank juga menaikkan panduan pendapatan bunga bersih setahun penuh. Namun, sahamnya turun hampir 1% intraday.
- Wells Fargo mencatat EPS $1,60 vs $1,41 yang diharapkan dan pendapatan $20,82 miliar, naik 1% YoY. Meski mengalahkan ekspektasi, bank ini menurunkan proyeksi pendapatan bunga 2025 dan sahamnya turun 5,5% sepanjang sesi.
- Citigroup mencetak EPS $1,96, melampaui ekspektasi $1,61, dengan pendapatan naik 8% YoY menjadi $21,67 miliar, didorong oleh rekor kinerja perdagangan saham dan pemulihan investment banking. Saham naik 3,3%.
- BlackRock mencapai rekor $12,5 triliun dalam aset kelolaan, dengan EPS Q2 $12,05 (vs $10,67 ekspektasi) dan pendapatan naik 13% YoY menjadi $5,42 miliar. Meski hasilnya kuat, saham turun hampir 6%.
- Saham produsen tembaga seperti Freeport-McMoRan dan Southern Copper menjadi salah satu yang terlemah hari ini. Morgan Stanley menurunkan peringkat keduanya, menyebut kekhawatiran bahwa tarif 50% yang diusulkan Trump atas tembaga bisa memangkas permintaan secara signifikan.
- USD/JPY melonjak ke level tertinggi sejak awal April, menguji angka 149, meskipun reaksi awal dolar terhadap laporan CPI negatif.
- Inflasi CPI AS sedikit di atas ekspektasi, 2,7% YoY untuk Juni (vs 2,6% ekspektasi dan 2,4% Mei). Inflasi inti sesuai ekspektasi 2,9% YoY, dan naik 0,2% MoM — sejalan dengan jalur disinflasi Fed.
- CPI Kanada juga sesuai ekspektasi, naik menjadi 1,9% YoY, sempat menguatkan dolar Kanada. Namun, USD/CAD kemudian kembali naik di atas 1,37.
- Meskipun data CPI hari ini tidak secara signifikan meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, data ini tetap membuka peluang pivot di bulan September. Inflasi dipicu oleh kenaikan biaya energi dan tarif.
- Harga minyak terus turun setelah Donald Trump menyatakan AS akan melanjutkan pengiriman senjata ke Ukraina. Trump juga mengancam akan mengenakan tarif balasan 100% terhadap Rusia jika gagal memulai negosiasi damai dalam 50 hari. Sanksi ini berpotensi memperketat pasokan minyak global dari Rusia, menambah kompleksitas prospek pasar.
- Saham Nvidia dan AMD melonjak masing-masing 4% dan 6% hari ini, mengikuti kabar bahwa otoritas AS akan segera memberikan lisensi ekspor chip AI canggih ke China. Nvidia diperkirakan akan kembali menjual chip AI H20 ke pelanggan di China.
- Kontrak berjangka kakao anjlok lebih dari 6%, merespons penurunan mengejutkan sebesar 22% dalam volume pengolahan kakao di Malaysia — sinyal melemahnya permintaan global kakao.
- Bitcoin terkoreksi dari level tertinggi terbaru, turun dari $119,000 menjadi $117,000, seiring sentimen kripto sedikit mendingin pasca reli kuat.
Sumber: xStation5
Pendapatan Rekor AMD: Apakah Perusahaan Mengonfirmasi Posisi Kepemimpinan? 📈
Kalender Ekonomi: Laporan Keuangan Alphabet Jadi Sorotan 💡
Morning Wrap (04.02.2026)
Daily summary: Sell-off di Wall street 📉 Bitcoin dan Ethereum lanjut anjlok