- The Fed mempertahankan suku bunga tetap di 4,5%, sesuai ekspektasi pasar.
- Namun terdapat dua suara berbeda dalam FOMC: Bowman dan Waller memilih pemangkasan suku bunga.
- Bowman dan Waller memberikan suara mendukung penurunan suku bunga.
- Pernyataan The Fed menyoroti kondisi ekonomi yang sedikit memburuk, membuka peluang pemangkasan suku bunga di bulan September.
- Pasar memproyeksikan peluang 2/3 untuk pemangkasan pada pertemuan September.
- Dalam konferensi pers, Powell tampil hawkish, menekankan bahwa Fed membutuhkan alasan kuat sebelum memangkas suku bunga.
- Ekspektasi pasar terhadap pemangkasan September turun di bawah 50% setelah pernyataan Powell.
- Powell juga menegaskan bahwa masih banyak ketidakpastian seputar ekonomi dan tarif, sehingga kebijakan moneter perlu disesuaikan secara bertahap.
- Dolar AS menguat setelah Powell menyatakan bahwa Fed sedang "mengabaikan inflasi dengan tidak menaikkan suku bunga" — komentar yang dinilai sangat hawkish.
- EURUSD berbalik tajam, kehilangan penguatan sebelumnya. Saat ini, pasangan mata uang ini diperdagangkan mendekati EMA 100-hari di 1.1426.
- Futures indeks AS sebelumnya menguat mendekati rekor tertinggi, tetapi koreksi terjadi pasca keputusan Fed.
- US500 turun 0,4% sementara US100 turun 0,13%
- Microsoft dan Meta Platforms akan merilis laporan keuangan pukul 22:00 WIB malam ini, bergabung dengan grup "Magnificent Seven" yang jadi sorotan pasar.
- Sesi Eropa positif, dengan: DAX Jerman naik 0,23%, CAC40 Prancis naik 0,06%, WIG20 Polandia naik 1,06%
- GDP AS Q2 tumbuh 3,0% YoY (vs ekspektasi 2,4%), didorong ekspor bersih hampir 5%. Ini membalik tren Q1 saat impor melonjak karena tarif Trump.
- Laporan ADP menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja 104.000, jauh melampaui ekspektasi 75.000.
- Data ekonomi AS yang kuat semakin menguatkan USD.
- GDP Zona Euro tumbuh 1,4% YoY (vs ekspektasi 1,2%) dan 0,1% QoQ (vs ekspektasi 0,0%).
- Bank of Canada menahan suku bunga di 2,75%. Probabilitas pemangkasan September turun dari 22% ke 19% menurut pasar swap.
- Persediaan minyak mentah naik 7,7 juta barel (vs ekspektasi -2,6 juta); data API mencatat kenaikan lebih kecil 1,5 juta barel. Harga WTI tetap tinggi di $70,50/barel.
- Harga minyak naik tajam karena ancaman Trump terhadap Rusia soal sanksi jika tidak bernegosiasi dengan Ukraina. WTI kini tembus $70 per barel.
- Harga gas alam turun hampir 4%, mendekati $3 USD/MMBTU, meski musim panas biasanya mendorong permintaan naik.
Morning Wrap: Wall Street Tunggu NFP
Kalender Ekonomi: Indeks dan EURUSD Menanti Data Retail Sales AS
Morning Wrap (10.02.2026)
Kalender Ekonomi: Data Tenaga Kerja Tertunda Jadi Fokus Mingguan 🔎