Pasar ekuitas AS bergerak mendatar pada hari Kamis, memberikan kembali sebagian kenaikan awal karena reli terbaru di saham teknologi mulai melemah. Koreksi ini terjadi hanya sehari setelah S&P 500 menembus level psikologis 7.000, menyoroti meningkatnya sensitivitas pasar terhadap katalis jangka pendek. Investor kini menyeimbangkan perkembangan geopolitik dengan musim earnings serta sinyal makro yang beragam. Namun, sentimen keseluruhan masih sangat kuat, dengan indeks S&P 500 tetap berada di rekor tertinggi baru.
-
Nasdaq dan Dow masing-masing turun sekitar 0,2%, sementara S&P 500 melemah ~0,1% setelah sempat dibuka lebih tinggi. Pergerakan ini mengikuti sesi kuat sebelumnya yang mendorong S&P 500 menutup perdagangan di atas 7.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah.
-
Kelemahan terutama terkonsentrasi di sektor Big Tech, dengan kelompok “Magnificent Seven” berbalik negatif dan menekan sentimen pasar secara luas.
-
ETF Roundhill Magnificent Seven juga turun, menandakan momentum yang mulai mendingin di kelompok pemimpin pasar utama.
-
Geopolitik masih menjadi pendorong utama: pasar secara aktif memantau negosiasi AS -Iran terkait perpanjangan gencatan senjata setelah 22 April. Keterlibatan diplomatik yang berlanjut mendukung sentimen risiko, tetapi kurangnya kejelasan membatasi potensi kenaikan jangka pendek.
-
Musim laporan keuangan semakin aktif:
-
Taiwan Semiconductor Manufacturing Company dan PepsiCo melaporkan hasil yang melampaui ekspektasi baik dari sisi pendapatan maupun laba
-
Charles Schwab mencatat laba di atas perkiraan tetapi mengecewakan dari sisi pendapatan
-
Hasil Netflix setelah penutupan pasar dipandang sebagai katalis jangka pendek penting bagi sentimen
-
-
Data ekonomi menunjukkan gambaran campuran
-
Klaim pengangguran awal turun ke 207K, menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja
-
Produksi industri turun 0,5% pada Maret, di bawah ekspektasi dan memunculkan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan
-
-
Struktur pasar menunjukkan divergensi:
-
Indeks Nasdaq terus menguji level rekor, memperpanjang streak kenaikan historis
-
Saham semikonduktor mengalami koreksi, melemahkan salah satu pendorong utama reli sebelumnya
-
Small-cap tech justru mengungguli, mencetak high intraday baru
-
-
Namun, partisipasi pasar secara keseluruhan masih terbatas, dengan sektor berkapitalisasi besar tertinggal dalam mencetak rekor baru secara luas. Secara keseluruhan, pasar sedang bertransisi dari reli berbasis momentum menuju fase yang lebih selektif, di mana pergerakan lebih dipengaruhi oleh data ekonomi dan kejutan earnings.

Sumber: xStation5
Charles Schwab: laba kuat tetapi saham turun
Charles Schwab turun lebih dari 4% hari ini setelah merilis laporan kuartal pertama 2026 yang campuran, dengan profitabilitas melampaui ekspektasi tetapi pendapatan sedikit di bawah perkiraan. Perusahaan membukukan laba per saham disesuaikan sebesar $1,43, lebih tinggi dari estimasi $1,39 dan naik signifikan dari $0,99 pada tahun sebelumnya. Total pendapatan bersih mencapai $6,48 miliar, sedikit di bawah ekspektasi $6,51 miliar. Pendapatan bunga bersih juga tidak memenuhi proyeksi di $3,14 miliar, sementara net interest margin berada di 2,88%, di bawah ekspektasi 2,94%.
Meski demikian, Schwab mencatat pertumbuhan aktivitas klien yang kuat dan arus dana masuk yang solid: Net new assets mencapai $140 miliar, Total aset klien naik 19% YoY menjadi $11,77 triliun, Deposito bank mencapai $253 miliar, di atas ekspektasi $245,19 miliar. Penambahan 1,3 juta akun brokerage baru, melampaui perkiraan 1,19 juta. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan pertumbuhan basis klien dan akumulasi aset yang kuat, meskipun beberapa metrik pendapatan sedikit tertinggal dari ekspektasi pasar.

Sumber: xStation5
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.
Saham Netflix naik 18% sejak awal 2026 ๐ Fokus pada earnings Q1
Sektor energi dan utilitas AS menjadi sorotan ๐ Apa yang akan ditunjukkan perusahaan S&P 500?
Apa yang mendorong reli Wall Street?
TSMC Cetak Rekor, Permintaan AI Dorong Pertumbuhan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.